Faldo Maldini dorong kader PSI berbuat untuk masyarakat kecil

Faldo Maldini dorong kader PSI berbuat untuk masyarakat kecil

Politisi muda Faldo Maldini (ANTARA/Dyah Dwi)

Lubukbasung,  (ANTARA) - Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sumatera Barat, Faldo Maldini, mendorong seluruh pengurus dan kader untuk membantu masyarakat agar keberadaan partai tersebut sangat dirasakan sehingga mendapatkan kursi pada Pemilu 2024.

"Kami hadir saat bencana alam dalam menyalurkan bantuan bahan kebutuhan pokok dan bantuan tenaga. Ini yang kita lakukan saat bencana banjir bandang di Galapuang, Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjungraya, Agam," katanya di Lubukbasung, Sabtu.

Selain membantu korban bencana, tambahnya, pengurus dan kader PSI kabupaten dan kota se-Sumbar akan turun ke seluruh daerah untuk menerima keluhan masyarakat terkait BPJS kesehatan dan PKH.

Keluhan itu bakal ditindaklanjuti ke pemerintah nagari, kecamatan sampai pemerintah kabupaten dan kota.

"Kader menyelesaikan persoalan di tingkat bawah dan saya ke tingkat bupati," kata mantan Wakil Sekjen DPP PAN.

Ia menambahkan, program sosial yang dilakukan itu untuk mengambil hati masyarakat agar keberadaan PSI sangat dirasakan di Sumbar mengingat bahwa partai berwarna merah tidak mendapat tempat di Ranah Minang atau tidak pernah menjadi partai pemenang Pemilu.

Dengan program itu, mantan Ketua BEM Universitas Indonesia pertama dari Sumbar itu berharap PSI mendapatkan kursi di DPRD kabupaten, kota, Sumbar dan DPR RI.

"PSI akan mendapatkan kursi di seluruh kabupaten, kota, tingkat Sumbar dan pusat," katanya.

Saat memimpin PSI Sumbar, pihaknya mengelola PSI bergerak sampai tingkat bawah dengan mengandeng generasi milenial.

Selain itu, mengarahkan PSI menjadi partai sosial dalam membantu masyarakat.

Baca juga: Syarat batas usia kepala daerah 21 tahun diusulkan Faldo Maldini dkk

Baca juga: Hakim MK pertanyakan usia dewasa dalam gugatan Faldo Maldini

Baca juga: Mau maju pilkada Sumbar, Faldo minta MK prioritaskan gugatannya

Pewarta: Altas Maulana
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar