Mendag arahkan perwakilan perdagangan RI di Korsel optimalkan IK-CEPA

Mendag arahkan perwakilan perdagangan RI di Korsel optimalkan IK-CEPA

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto berbicara kepada wartawan di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu (30/10/2019). ANTARA/Astrid Faidlatul Habibah/aa.

Atdag Seoul dan ITPC Busan harus lebih taktis dalam menjaring pembeli
Jakarta (ANTARA) - Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menyampaikan kepada Perwakilan Perdagangan di Korea Selatan yaitu Atase Perdagangan Seoul Dwinanto Rumpoko dan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Ni Made Kusuma Dewi, di Busan untuk lebih strategis dalam menjaring pembeli guna mengoptimalkan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Korea Selatan (IK-CEPA).

“Atdag Seoul dan ITPC Busan harus lebih taktis dalam menjaring pembeli. Selain itu, sangat penting untuk memperkuat kemitraan riset dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dengan Korsel. Hal tersebut sebagai upaya meningkatkan kualitas ekspor nasional,” kata Mendag lewat keterangannya diterima di Jakarta, Sabtu.

Mendag menyampaikan, strategi yang dilakukan yaitu dengan memperkuat kemitraan riset dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dengan Korea Selatan.

Pernyataan tersebut disampaikan Mendag Agus saat menyambangi kantor ITPC di Busan, pada Rabu (27/11). Kunjungan tersebut dilakukan di sela-sela kunjungan kerjanya menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN-Korea Selatan dan memimpin Delegasi Misi Dagang Indonesia di Korea Selatan.

Selain itu, lanjut Mendag, IK-CEPA harus dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk mendorong ekspor yang ada dan menggali berbagai potensinya, serta untuk meningkatkan investasi.

“Selain menjadi market agent dan market intelligence, perwakilan perdagangan harus bisa menyelesaikan hambatan perdagangan. Selain itu, perwakilan perdagangan perlu mencari potensi riset untuk penguatan produk Indonesia. Perwakilan perdagangan juga bisa meningkatkan kapasitas SDM untuk mengembangkan UKM dengan berbagi informasi mengenai teknologi di negara-negara yang teknologinya sudah maju,” imbuh Mendag Agus.

Dalam kunjungan ke kantor ITPC, Mendag juga tertarik dengan produk sedotan dari bambu yang diekspor Indonesia. Sedotan bambu dijadikan pengganti sedotan plastik yang tidak ramah lingkungan. “Ini produk potensial yang bagus dan banyak diminati pasar Korea Selatan bahkan dunia. Jadi perlu terus dikembangkan peluang ekspornya,” kata Mendag Agus.

Dalam kunjungan tersebut, Mendag Agus mengapresiasi beberapa capaian dan jejaring kerja ITPC Busan dan Atdag Seoul. Capaian itu, antara lain dalam penyelenggaraan misi dagang, pameran dagang, dan membantu perundingan perdagangan internasional IK-CEPA termasuk menerima tamu-tamu kenegaraan.

Di akhir kunjungannya, Mendag turut membagikan seduhan kopi panas asal Indonesia kepada para pengunjung Korea Selatan yang datang ke ITPC Busan. Kedatangan pengunjung Korea Selatan tersebut merupakan bagian dari kegiatan ‘coffee of the day’ setiap hari Rabu di ITPC Busan.

Baca juga: Mendag ajak pengusaha manfaatkan Indonesia-Korea Selatan CEPA
Baca juga: Mendag pimpin misi dagang RI ke Korsel


Pewarta: Sella Panduarsa Gareta
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Dubes Umar Hadi ingin RI - Korsel segera ratifikasi IK-CEPA

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar