Gubernur NTT apresiasi investor berani bangun hotel di pedalaman

Gubernur NTT apresiasi investor berani bangun hotel di pedalaman

Gubernur NTT Viktor B Laiskodat (kiri) disaksikan pemilik Hotel Nekamese Fary Djemi Francis menandatangai prasasti sebagai tanda telah diresmikannya hotel tersebut. ANTARA/Kornelis Kaha/pri.

Kita bersyukur karena seorang Fary Francis mempunyai dedikasi yang tinggi dengan berinvestasi sebesar ini di daerah pedalaman
Kupang (ANTARA) - Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor B Laiskodat memberikan apresiasi kepada pengusaha Fary Djemi Francis yang mau berinvestasi membangun Hotel Nekamese di lokasi dengan pemandangan alam yang indah di daerah pedalaman tepatnya di Desa Oemasi, Kecamatan Nekamese, Kabupaten Kupang.

"Kita bersyukur karena seorang Fary Francis mempunyai dedikasi yang tinggi dengan berinvestasi sebesar ini di daerah pedalaman," kata Laiskodat kepada wartawan di Kupang, usai meresmikan Hotel Nekamese di Desa Oemasi, Kecamatan Nekamese, Kabupaten Kupang NTT, Minggu.

Jarak dari Kota Kupang ke Hotel Nekamese dengan pemandangan alam serta berada di daerah pedalaman itu kurang lebih mencapai 20-an kilometer atau 45 menit perjalanan dengan kendaraan roda dua, dan satu jam dengan kendaraan roda empat.

Menurut Gubernur NTT, Fary Francis sebagai seorang mantan Anggota DPR RI telah berinvestasi di daerah itu yang tujuannya tidak hanya untuk dirinya sendiri tetapi juga untuk orang lain.

Sebab, kata Gubernur, sebelum membangun hotel, Fary Francis sudah mendirikan sebuah sekolah lapangan Nekamese dan mencari anak-anak kurang mampu untuk ditampung dan disekolahkan di tempat itu secara gratis khusus di bidang pertanian serta pariwisata.

Baca juga: NTT targetkan bangun 22 kawasan wisata berbasis masyarakat

"Mereka dilatih untuk mempunyai kemampuan hospitaliti agar bisa melayani orang dengan baik dan kami pemerintah mendukung hal ini dan mungkin bisa untuk dimiliki bersama," tutur dia.

Orang nomor satu di NTT itu menyatakan bahwa Hotel Nekamese nanti juga bisa bekerja sama dengan Hotel Sasando agar bisa berbagi tamu menginap bagi instansi pemerintah di NTT yang ingin mengelar pertemuan.

"Saya kan sudah keluarkan aturan agar setiap rapat yang digelar oleh Pemprov NTT dilakukan di Hotel Sasando, tetapi mulai hari ini saya harap Hotel Sasando dan Hotel Nekamese bisa jalin kerja sama sehingga jika Hotel Sasando penuh maka bisa dipindahkan ke Nekamese," tuturnya.

Baca juga: Viktor Laiskodat: Wisatawan miskin jangan datang ke NTT

Pemilik hotel Nekamese, Fary Djemi Francis yang juga adalah pemilik SSB Bintang Timur Atambua mengaku bahwa semua karyawan yang dipekerjakan di hotel tersebut adalah anak-anak yang bersekolah di sekolah lapangan Nekamese tersebut.

"Ternyata anak-anak ini bisa dilatih untuk melayani, awalnya memang agak takut tetapi terus dilatih dan dilatih akhirnya mereka bisa," tambah dia.

Fary pun berharap Hotel Nekamese yang sudah diresmikan bisa bermanfaat bagi masyarakat di desa tersebut.

Baca juga: Asita harapkan NTT tanggapi wisata Pulau Komodo masuk "No List"

Pewarta: Kornelis Kaha
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar