Jokowi targetkan infrastruktur pendukung lima "Bali Baru" selesai 2020

Jokowi targetkan infrastruktur pendukung lima "Bali Baru" selesai 2020

Foto areal ruas jalan gerbang barat Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB. Di kawasan pariwisata yang dikelola Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) itu akan dibangun sirkuit MotoGP dengan konsep "Street Circuit" yang memiliki trek sepanjang 4,32 km dengan 18 tikungan dimana badan jalan mulai dibangun Oktober 2019 dan ditargetkan selesai pada akhir 2020. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/pri.

Saya berharap, nanti di akhir tahun 2020, semua infrastruktur -- calendar of event, produk ekonomi kreatif, dan cenderamata -- yang akan mendukung destinasi wisata baru ini akan selesai
Jakarta (ANTARA) - Presiden Joko Widodo berharap sejumlah infrastruktur pendukung di lima destinasi wisata "Bali Baru" rampung pada 2020.

"Saya berharap, nanti di akhir tahun 2020, semua infrastruktur -- calendar of event, produk ekonomi kreatif, dan cenderamata -- yang akan mendukung destinasi wisata baru ini akan selesai," demikian cuitan @jokowi dalam media sosial Twitter dikutip ANTARA pada Minggu.

Menurut Jokowi, Indonesia mengembangkan 10 destinasi wisata, di mana lima spot ditargetkan rampung dalam dua tahun.

Lima "Bali Baru" itu yakni Mandalika, Labuan Bajo, Borobudur, Danau Toba dan Manado.

"Segmennya dari yang super premium, medium, untuk ramai-ramai, juga wisata khusus," jelas Presiden.

Pemerintah juga akan melakukan promosi besar-besaran setelah kelima destinasi wisata itu siap. "Wisatawan yang datang akan berpromosi sendiri," ujar Jokowi.

Baca juga: Presiden berencana kelompokkan destinasi wisata premium dan medium

Pemerintah menetapkan lima Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) sebagai Bali Baru.

Program berskala super prioritas tersebut akan didukung dengan pembangunan infrastruktur yang ditargetkan selesai pada akhir 2020.

Pemerintah membangun infrastruktur pada setiap KSPN yang direncanakan secara terpadu baik untuk penataan kawasan, jalan, penyediaan air baku dan air bersih, pengelolaan sampah, sanitasi, maupun perbaikan hunian penduduk.

Baca juga: Tokoh Bali temui Menparekraf tanyakan destinasi ramah muslim

Baca juga: Asita DIY minta pengelola wisata bersiap hadapi libur panjang

Pewarta: Bayu Prasetyo
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Resmi mulai Normal Baru, Bali buka objek wisata

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar