Rupiah menguat seiring intervensi pasar oleh bank sentral

Rupiah menguat seiring intervensi pasar oleh bank sentral

Ilustrasi - Petugas mendorong troley yang mengangkut tumpukan uang di Cash Pooling Bank Mandiri, Jakarta, Kamis (28/11/2019). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/ama/aa.

Apa yang dilakukan oleh Bank Indonesia membuahkan hasil yang maksimal sehingga mata uang rupiah di hari ini ditutup menguat
Jakarta (ANTARA) - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antar bank di Jakarta pada Selasa sore menguat seiring intervensi pasar yang dilakukan oleh bank sentral.

Rupiah ditutup menguat 10 poin atau 0,07 di level Rp14.115 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp14.125 per dolar AS.

Direktur PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, Selasa, mengatakan, dengan kondisi global yang begitu kuat, Bank Indonesia (BI) melakukan intervensi di pasar valas dan obligasi di perdagangan Domestic Non Deliverable Forward (DNDF).

"Apa yang dilakukan oleh Bank Indonesia membuahkan hasil yang maksimal sehingga mata uang rupiah di hari ini ditutup menguat," ujar Ibrahim.

Dari eksternal, pembicaraan perdagangan AS-China tetap menjadi fokus bagi investor pasca Trump menandatangani dua undang-undang yang salah satunya mendukung para pemrotes di Hong Kong.

Rupiah pada pagi hari dibuka menguat Rp14.118 per dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp14.115 per dolar AS hingga Rp14.129 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Selasa ini menunjukkan, rupiah melemah menjadi Rp14.130 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.122 per dolar AS.

Baca juga: Rupiah Selasa diprediksi terus melemah, dipicu sentimen perang dagang
Baca juga: Rupiah Selasa pagi jatuh 7 poin

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jabar digitalisasi pembelian kebutuhan pemda dibawah 50 juta rupiah

Komentar