Genjot ekspor, Kemendag kembali gelar Good Design Indonesia 2020

Genjot ekspor, Kemendag kembali gelar Good Design Indonesia 2020

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Dody Edward. ANTARA/ Sella Panduarsa Gareta.

Melalui GDI, kita dapat memperkenalkan produk-produk dalam negeri yang memiliki nilai tambah melalui pengembangan desain
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) akan kembali menggelar ajang penganugerahan karya desain produk terbaik Indonesia Good Design Indonesia (GDI) keempat tahun depan.

Kompetisi ini merupakan dukungan nyata Kemendag dalam memotivasi dan mendorong para pelaku usaha untuk mengembangkan produk Indonesia yang berorientasi desain di pasar global.

"Melalui GDI, kita dapat memperkenalkan produk-produk dalam negeri yang memiliki nilai tambah melalui pengembangan desain, sekaligus mendorong kinerja ekspor nonmigas Indonesia ke pasar dunia," ujar Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Dody Edward lewat keterangannya di Jakarta, Selasa.

Dody menjelaskan, pendaftaran GDI akan dibuka mulai 2 Januari hingga 31 Maret 2020. Ajang ini terbuka bagi semua pelaku usaha dan desainer.

Baca juga: Pacu desain produk industri, Kemenperin gelar IGDS 2019

Persyaratan yang dibutuhkan untuk mengikuti kompetisi GDI yaitu produk yang diikutkan dalam kompetisi merupakan produk yang diproduksi dan dipasarkan di Indonesia serta didesain oleh desainer Indonesia, .

Pelaku usaha maupun desainer yang berminat dapat mendaftarkan produknya melalui situs http://iddc.kemendag.go.id/gdi/.

Dody mengungkapkan kategori produk yang dijurikan pada penyelenggaraan GDI 2020 sebanyak 18 kategori, yaitu aksesori dan barang pribadi; anak-anak dan alat tulis; kenyamanan dan hobi; alat dapur dan kebutuhan sehari-hari; mebel rumah dan barang rumah tangga; peralatan rumah tangga; dan peralatan teknologi informasi dan komunikasi.

Selain itu, perlengkapan rumah; mobilitas; peralatan dan fasilitas untuk pembuatan dan perawatan medis; peralatan dan fasilitas toko, kantor, dan ruang publik; perumahan (tempat tinggal) pribadi, apartemen berukuran kecil; perumahan (komplek perumahan) berukuran sedang hingga besar; serta konstruksi untuk fasilitas industri, komersial, dan publik. Kemudian, media, isi, dan kemasan; sistem dan layanan; model dan metode bisnis; proyek dan kegiatan.

Baca juga: Pemenang Good Design Indonesia siap bersaing di G-Mark Jepang

Menurut Dody, GDI 2020 akan fokus pada nilai gaya hidup berkelanjutan yang melihat produk dari perspektif pengguna, industri, sosial, dan massa. Para peserta GDI diharapkan dapat mengemas produknya dengan cerita yang diisi dengan ide dan konsep mengenai terciptanya suatu produk.

Dody menegaskan, GDI menjadi ajang yang ditunggu para pelaku usaha dan desainer Indonesia.

Para peraih penghargaan GDI nantinya akan mendapatkan beberapa keuntungan, antara lain mendapatkan publisitas produk, tampil pada pameran produk berskala nasional maupun internasional, memperoleh pengakuan untuk memakai logo GDI, serta mendapatkan kesempatan mengikuti ajang G-Mark dan langsung lolos ke penjurian tahap II.

Selain itu, lanjut Dody, Kemendag juga akan memfasilitasi para peraih penghargaan untuk dapat diikutsertakan dalam forum bisnis atau penjajakan kesepakatan dagang luar negeri, serta ditampilkan di permanent trade display kantor perwakilan dagang luar negeri (Indonesia Trade Promotion Centre/ITPC).

Baca juga: Kemendag tambah kategorisasi produk pada ajang GDI
Baca juga: Berkat inovasi kemasan, TMO sabet Good Design Indonesia


Pewarta: Sella Panduarsa Gareta
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar