Polresta Denpasar kerahkan 1.069 personel jelang Natal dan Tahun Baru

Polresta Denpasar kerahkan 1.069 personel jelang Natal dan Tahun Baru

Kapolresta Denpasar, Kombes Pol. Ruddi Setiawan (Antara/Ayu Khania Pranisitha/2019)

Denpasar (ANTARA) - Polresta Denpasar mengerahkan sekitar 1.069 personel bersama TNI dan stakeholders untuk melakukan pengamanan jelang Natal dan Tahun Baru di beberapa titik di Denpasar.

"Untuk pengamanan Tahun Baru dan Natal Polresta Denpasar, TNI dan stakeholder melakukan pengamatan dan menyiapkan beberapa pos di seluruh tempat ibadah, dan setiap hari melakukan kegiatan patroli wilayah Denpasar," kata Kapolresta Denpasar, Kombes Pol. Ruddi Setiawan, di Polresta Denpasar, Rabu.

Ia mengatakan ada beberapa pos pengamanan yaitu ada di Terminal Ubung, di Bandara, Pelabuhan dan di wilayah Kuta. Pihaknya menuturkan akan menempatkan anggota berpakaian preman untuk menjaga wilayah yang didominasi warga asing.

"Setiap malam juga dilakukan pengamanan kalau dia pakaian preman di mana tempat yang banyak orang asingnya kita tempatkan di sana, jadi kalau ada kejadian akan lebih cepat dilakukan tindakan dan di situ juga ada anggota yang pakaian dinas tapi kami akan lebih banyak ke anggota yang berpakaian preman di tempat-tempat keramaian," jelasnya.

Ruddi menjelaskan untuk pengamanan efektif sudah dilakukan sejak kemarin, salah satunya penindakan terhadap geng motor yang meresahkan dan diimbau untuk tidak mengganggu kenyamanan masyarakat.

Ruddi menegaskan dalam menghadapi Natal dan Tahun Baru ini, kepada pelaku kejahatan jalanan baik warga asing maupun lokal, akan diberikan tindakan tegas.

"Saya ingatkan menghadapi Natal dan tahun kepada calon pelaku kejahatan jalanan baik warga negara asing maupun lokal di Bali yang sangat meresahkan, saya akan lakukan tindakan tegas dan saya akan tembak jika melawan," ucap Ruddi.

Selain itu, Ia juga mengimbau agar tetap mentaati peraturan lalu lintas, salah satunya bagi yang membawa HP apabila ingin mengangkat telepon untuk mencari tempat pemberhentian dan tidak bermain HP di jalan.

Selanjutnya untuk tidak sembarangan membawa tas, yang dapat memicu timbulnya tindak kejahatan dan untuk pusat-pusat perbelanjaan juga menjadi titik pengamanan petugas kepolisian.

Baca juga: Polda Lampung pantau wilayah gunakan CCTV jelang Natal dan Tahun Baru

Baca juga: Bupati Puncak: Jangan ada kekerasan di Papua selama Desember

Baca juga: Polda Malut instruksikan jajarannya berikan rasa aman jelang Natal

 

Pewarta: Ayu Khania Pranishita
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pengamanan di 23 gereja di Kota Pekalongan

Komentar