Kepri sumbang 17,24 persen kunjungan wisman ke Indonesia

Kepri sumbang 17,24 persen kunjungan wisman ke Indonesia

Wisman menikmati kunjungan wisata ke Pulau Penyengat, Tanjungpinang, Kepri. ANTARA/Ogen

kemajuan infrastruktur semakin memberikan kemudahan wisatawan datang ke Kepri
Tanjungpinang (ANTARA) - Plt Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Isdianto, menyatakan selama periode Januari - Oktober 2019, Kepri telah menyumbang 17,24 persen atau 2.348.535 kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia.

Kunjungan wisman pada periode tersebut, menempatkan Kepri pada posisi kedua dari tiga besar kunjungan wisman terbanyak di Indonesia, kata Isdianto, di Tanjungpinang, Rabu.

Posisi pertama kunjungan wisman ke Indonesia masih melalui Bali, yakni sebanyak 5.240.297 kunjungan atau 38,46 persen. Sedangkan posisi ketiga masih melalui Jakarta, yakni sebanyak 2.084.096 kunjungan atau 15,30 persen.

"Sisanya sebesar 3.951.566 kunjungan atau 29 persen dari berbagai pintu masuk di seluruh Indonesia," katanya.

Baca juga: 5 atraksi wisata Kepri masuk kalender pariwisata Indonesia 2020
Baca juga: Destinasi wisata utama Kepri versi warganet ditetapkan Kemenpar


Isdianto berharap jumlah kunjungan wisman ke Kepri tahun 2020 semakin meningkat. Dia pun optimis Kepri tetap menjadi pintu masuk ke dua untuk wisman ke Indonesia.

Masyarakat, lanjut Isdianto, hendaknya terus menjaga Kepri tetap aman nyaman dan kondusif. 

"Alhamdulillah, dukungan semua pihak membuat Kepri semakin diminati wisatawan manca negara,” kata Isdianto.

​​​​Lanjut dia, sektor pariwisata ke depan akan mendorong Kepri semakin maju, apalagi jika dibarengi dengan pembangunan infrastruktur pendukung pariwisata.

Maka itu, kata dia, Kepri turut menggesa pemerintah pusat memberi dukungan dana untuk pembangunan beberapa kegiatan infrastruktur seperti jalan, pelabuhan, dan bandara.

“Kemajuan infrastruktur semakin memberikan kemudahan wisatawan datang ke Kepri. Tak hanya di Batam, Bintan, Tanjungpinang dan Karimun. Wisman juga bisa menjelajah Natuna, Anambas dan Lingga,” ucap Isdianto.

Baca juga: Pemprov Kepri MoU dengan KLHK tentang wisata alam hutan produksi
Baca juga: Istana Kota Lama yang terbengkalai


Sementara, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dadang Rizki Ratman, mengapresiasi peningkatan jumlah kunjungan wisman melalui Kepri pada periode Januari - Oktober 2019.

“Selamat untuk Kepri. Kunjungannya meningkat 12,37 persen dari periode yang sama tahun 2018 lalu,” kata Dadang di Jakarta.

Dadang pun menyampaikan bahwa pariwisata akan semakin maju kalau infrastruktur bagus. 

“Kami mendukung kemajuan infrastruktur di Kepri karena akan memberi kemudahan wisman berkunjung,” tutur Dadang.

Baca juga: Potensi pariwisata Kepri lampaui Pulau Bali
Baca juga: KBRI Singapura kenalkan wisata bahari Kepri




 

Pewarta: Ogen
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wisman Serbia terpukau dengan Wisata Bahari Kepri

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar