Jaktim libatkan peternak sapi jadi rintisan Ekowisata Cipayung

Jaktim libatkan peternak sapi jadi rintisan Ekowisata Cipayung

Asisten Perekonomian, Pembangunan, dan Lingkungan Hidup Jakarta Timur Syofian Thahir, memberikan nutrisi kepada sapi perah di Rumah Instalasi Sentra Unit Pengolahan Hasil (UPH) Susu Swadaya di Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (4/12/2019). (ANTARA/HO-Kominfo Jaktim)

kami sudah mendirikan rumah instalasi Sentra Unit Pengolahan Hasil (UPH) Susu Swadaya di Cipayung
Jakarta (ANTARA) -
Pemerintah Kota Jakarta Timur (Jaktim) akan melibatkan kalangan pengusaha peternak sapi di wilayahnya dalam program Ekowisata Cipayung mulai 2021.
 
"Sebagai rintisan, kami sudah mendirikan rumah instalasi Sentra Unit Pengolahan Hasil (UPH) Susu Swadaya di Cipayung," kata Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Lingkungan Hidup Jakarta Timur Syofian Thahir di Jakarta, Kamis siang.
 
Sentra UPH yang berdiri di Jalan Peternakan Raya, Agrowisata Cibugary, Kelurahan Pondok Rangon, Kecamatan Cipayung, baru diresmikan pada Rabu (4/12).
 
Fasilitas itu didirikan untuk mendukung usaha perah susu sapi dari kalangan peternak.

Baca juga: Sudin LH Jakbar membuat sentral wisata edukasi pengelolaan sampah
 
Lokasi tersebut juga menyediakan tempat sterilisasi dan penyimpanan susu perah yang sudah dikemas.
 
Syofian mengatakan di Jakarta Timur saat ini terdapat 133 peternak dengan populasi sapi perah tidak kurang dari 905 ekor.
 
Populasi itu disebut Syofian cukup tinggi bila dibandingkan dengan populasi secara keseluruhan di wilayah DKI Jakarta yang tercatat sebanyak 2.024 ekor hingga November 2019.
 
"Anak sapi perah di Jaktim berjumlah 400 ekor, 300 ekor per tahun berproduksi dan 100 ekor lainnya yang mengalami kendala masa subur," katanya.

Baca juga: Dishub DKI upayakan tempat pariwisata manfaatkan odong-odong
 
Syofian berharap keberadaan rumah instalasi Sentra UPH Susu Swadaya ini dapat mendukung program Ekowisata Cipayung yang akan bergulir mulai 2021.
 
Ekowisata Cipayung sedang diproyeksikan menjadi destinasi wisata dan edukasi bagi pelajar.

Pewarta: Andi Firdaus
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Film pendek kearifan lokal promosikan Mataram ramah investasi

Komentar