Polisi periksa 22 saksi selidiki penyebab kematian Hakim Jamaluddin

Polisi periksa 22 saksi selidiki penyebab kematian Hakim Jamaluddin

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono (kiri). (ANTARA/ Anita Permata Dewi)

Jakarta (ANTARA) - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan bahwa Polri hingga hari Kamis, telah memeriksa 22 saksi terkait penyelidikan kasus Hakim PN Medan, Jamaluddin yang diduga tewas dibunuh.

"Saksi yang sudah diperiksa, 22 saksi. Saksi yang ada di rumah, yang ada di kantor, teman korban yang diduga ada kaitannya," kata Brigjen Argo di Mabes Polri, Jakarta, Kamis.

Korban yang merupakan hakim dan humas PN Medan itu ditemukan warga telah tewas di dalam mobil Toyota Land Cruiser Prado warna hitam nopol BK 77 HD yang terperosok
di sebuah jurang di Dusun II Namo Rindang, Desa Suka Dame, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (29/11).

Saat ditemukan, jenazah terbaring di posisi bangku belakang mobil dengan kondisi jenazah telah membiru.

Baca juga: 22 orang diperiksa terkait pembunuhan Hakim PN Medan

Baca juga: Kapolda Sumut: Jamaluddin meninggal 20 jam sebelum mayat ditemukan

Baca juga: Ruang kerja Hakim PN Medan yang tewas diperiksa para pimpinan PN Medan

Baca juga: Polisi: 18 orang diperiksa terkait kematian Hakim PN Medan

Pewarta: Anita Permata Dewi
Editor: Yuniardi Ferdinand
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pembuangan jenazah Hakim PN Medan tak terencana

Komentar