Siswi Muslimah jadi sasaran serangan Islamfobia di Inggris

Siswi Muslimah jadi sasaran serangan Islamfobia di Inggris

Pengunjuk rasa membawa poster menentang kekerasan dan xenofobia di luar gedung pengadilan di Johannesburg, Afrika Selatan, saat empat terdakwa disidang atas pembunuhan seorang warga Mozambik. Sejumlah gambar yang memperlihatkan sejumlah pria memukuli dan menusuk warga Mozambik Emmanuel Sithole di siang hari bolong disiarkan di harian lokal da memicu seruan kepada polisi untuk melakukan tindakan lebih untuk melindungi para imigran. (REUTERS/Mike Hutchings) (Antaranews.com) (Antaranews.com/)

London (ANTARA) - Polisi Inggris menyatakan mereka telah menangkap seorang lelaki dan seorang perempuan setelah satu video di media sosial memperlihatkan perempuan tersebut menyerang seorang siswi Muslimah di satu bus setempat di Inggris Utara.

Rekaman telepon genggam dari Rabu (4/12) itu memperlihatkan perempuan yang berusia 40 tahun tersebut memukul siswi Muslimah yang berumur 14 tahun di lantai berulang kali dan seorang lelaki meneriakkan ungkapan Islamfobia.

Serangan terhadap perempuan remaja itu dimulai di bus biasa, tujuan Ecclesfield, Sheffield, di South Yorkshire, dan kemudian berlanjut sampai ke luar bus.

Polisi mengatakan mereka dipanggil ke Nursery Tavern di Sheffield setelah "ada laporan mengenai pelecehan rasial" dan bahwa "seorang lelaki dan seorang perempuan diminta meninggalkan wilayah tersebut".

Baca juga: Perempuan di seluruh dunia pakai hijab untuk perangi Islamfobia

Tapi lelaki dan perempuan yang sama, yang kelihatan di rekaman video itu, belakangan terlibat dalam penyerangan terhadap "anak perempuan yang berusia 14 tahun", kata pernyataan itu.

Perempuan tersebut dan lelaki yang berusia 44 tahun itu telah ditangkap sehubungan dengan peristiwa itu, kata Polisi South Yorkshire, sebagaimana dilaporkan Kantor Berita Turki, Anadolu --yang dipantau Antara di Jakarta, Ahad.

Baca juga: OIC sampaikan keprihatinan mengenai peningkatan Islamfobia di dunia

Siswi itu juga membuat pernyataan mengenai peristiwa tersebut.

"Kami mengetahui mengenai peristiwa itu yang telah terjadi di luar sekolah tempat peristiwa tersebut terjadi bahwa beberapa siswa kami telah menderita pelecehan dari anggota masyarakat," kata Silverdale School.

Baca juga: Erdogan: Kita harus tolak xenofobia, Islamfobia

"Kami mendukung siswa dan keluarga mereka dengan cara yang mereka perlukan," katanya.

"Mengingat bahwa penyelidikan polisi sedang berlangsung, kami tak mau berkomentar lebih jauh," katanya.

Islamfobia di Inggris telah memperlihatkan kenaikan tajam sejak serangan teror 2017 di London dan Manchester.

Sumber: Anadolu Agency

Penerjemah: Chaidar Abdullah
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Reynhard Sinaga, calon doktor yang dihukum seumur hidup karena perkosa 48 pria Inggris

Komentar