Syamsudin Noor Banjarmasin siap sambut penumpang dari seluruh dunia

Syamsudin Noor Banjarmasin siap sambut penumpang dari seluruh dunia

Terminal baru Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, Kalimantan Selatan siap sambut penumpang dari seluruh dunia. ANTARA/HO Angkasa Pura I/am.

Banjarbaru (ANTARA) - Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi mengatakan, Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin siap menyambut penumpang dari seluruh dunia untuk datang ke Kalimantan Selatan.

"Ukuran dan kapasitas Bandara Syamsudin Noor yang baru dapat membawa seluruh penumpang udara dari seluruh dunia datang ke Kalsel," ujarnya usai doa bersama 2.000 anak yatim di Banjarbaru, Senin.

Doa bersama ribuan anak yatim yang berasal dari pondok pesantren dan panti asuhan dilakukan menjelang persiapan operasional terminal baru bandara yang resmi dioperasikan pada 10 Desember 2019.

Ia mengatakan, saat ini sudah tersedia slot penerbangan untuk maskapai yang beroperasi dari dan ke Banjarmasin selain total 11 maskapai yang melayani penumpang angkutan udara di bandara itu.

Kemudian, ditambah dengan rute internasional berupa penerbangan umroh dan haji sehingga sangat memungkinkan bagi Bandar Udara Internasional Syamsudin Noor untuk menarik maskapai penerbangan.

"Bandara Internasional Syamsudin Noor tentu bisa dioperasikan untuk mendukung konektivitas yang akan memfasilitasi penumpang udara dari seluruh penjuru dunia mengunjungi Banjarmasin lebih nyaman,"ucapnya.

Di sisi lain, pembangunan Bandara Syamsudin Noor yang baru adalah salah satu bentuk dukungan PT Angkasa Pura I terhadap program Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan di bidang pariwisata.

Disebutkan, Pemprov Kalsel telah memposisikan pariwisata sebagai program prioritas tahun 2016-2021 dan 32 kegiatan kepariwisataan 2020 siap menarik kedatangan wisata nasional maupun internasional.

"Wacana puluhan agenda wisata itu membuat Pemprov Kalsel memasang target kunjungan wisatawan nusantara pada 2020 sebanyak 1 juta dan wisatawan mancanegara 100 ribu orang," kata dia.

Untuk diketahui, pembangunan dan pengembangan Bandara Syamsudin Noor merupakan salah satu bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang telah diamanatkan pemerintah kepada Angkasa Pura I.

Tujuannya, mengatasi masalah lack of capacity dan dibangun terminal baru dengan luas 77.569 meter persegi atau 8 kali lebih luas dibandingkan terminal lama yang memiliki luas 9.043 meter persegi.

Proyek meliputi pembangunan sisi darat yang meliputi pembangunan terminal baru dan gedung kargo serta pembangunan sisi udara yang meliputi perluasan apron.

Terminal baru berkapasitas 7 juta penumpang per tahun, 5 kali lebih besar dibandingkan terminal lama. Terminal baru juga ditunjang 42 unit konter check-in, 3 conveyor belt, dan ruang tunggu 5.185 meter persegi.

Tersedia pula, lahan parkir yang jauh lebih luas dibandingkan area parkir di terminal lama yakni seluas 34.360 meter persegi untuk kendaraan roda empat dan 2.420 meter persegi untuk kendaraan roda dua.

Dibangun pula terminal kargo baru berkapasitas 44.000 ton per tahun dari 22.297 ton per tahun yang ada saat ini. Sedang apron, bertambah menjadi 129.812 meter persegi dan mampu menampung 16 pesawat narrow body dari yang sebelumnya hanya 80.412 meter persegi dan hanya dapat menampung 8 pesawat narrow body



Baca juga: Terminal baru Bandara Banjarmasin siap diverifikasi Kemenhub
Baca juga: Pengembangan Bandara Syamsudin Noor dioperasikan Oktober 2019
Baca juga: Bandara Syamsudin Noor berbentuk kelotok dan berlian

Pewarta: Imam Hanafi/yose rizal
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Warga bangga Bandara Syamsudin Noor bertaraf internasional

Komentar