Di Purwokerto siap digelar "Indonesia Education Expo" perdana

Di Purwokerto siap digelar "Indonesia Education Expo" perdana

Koordinator acara "Indonesia Education Expo" 2019 Ediyah Pujiasatuti saat menggelar konferensi pers di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin (9/12/2019). (FOTO ANTARA/Sumarwoto)

Kegiatan yang bertajuk Skecth Your Success Path tersebut akan menghadirkan 15 perguruan tinggi ternama di antaranya Universitas Diponegoro Semarang, Universitas Dian Nuswantoro Semarang, dan Universitas Muhammadiyah Purwokerto
Purwokerto, Jateng (ANTARA) - Pameran pendidikan berupa Indonesia Education Expo 2019 untuk pertama kalinya siap digelar di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Koordinator acara Indonesia Education Expo 2019 Ediyah Pujiasatuti saat konferensi pers di Purwokerto, Senin, menjelaskan bahwa ajang itu diselenggarakan bersama oleh Dyandra Promosindo Kantor Cabang Yogyakarta bekerja sama Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK) Kabupaten Banyumas.

"Kegiatan yang pertama kalinya kami selenggarakan di Purwokerto ini akan digelar selama dua hari, 11-12 Desember 2019, di Paschalis Hall, Purwokerto. Ini juga yang pertama kalinya kami menggelar pameran pendidikan tinggi secara terpisah, biasanya digelar bersama dengan pendidikan dasar," katanya.

Ia mengatakan kegiatan yang bertajuk Skecth Your Success Path tersebut akan menghadirkan 15 perguruan tinggi ternama di antaranya Universitas Diponegoro Semarang, Universitas Dian Nuswantoro Semarang, dan Universitas Muhammadiyah Purwokerto.

Menurut dia, pameran tersebut ditujukan untuk menjembatani para siswa kelas XII SMA dalam mencari dan menemukan pendidikan atau perguruan tinggi yang cocok dan sesuai dengan minat.

"Kegiatan yang diharapkan dapat digelar setiap tahun di Purwokerto ini ditargetkan dikunjungi hingga 5.000 siswa dari berbagai sekolah," katanya.

Bahkan, kata dia, pihaknya juga menyiapkan satu unit bus dan dua unit kendaraan "long elf" untuk menjemput siswa kelas XII dari sekolahnya menuju lokasi pameran.

Akan tetapi, lanjut dia, fasilitas penjemputan tersebut hanya untuk siswa dari sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Banyumas meskipun kegiatan pameran itu terbuka bagi siswa dari luar wilayah Banyumas.

"Kami juga menginformasikan kepada para kepala sekolah di Banjarnegara dan Purbalingga jika akan ada pameran pendidikan di Purwokerto," katanya.

Ediyah mengatakan selama penyelenggaraan kegiatan tersebut, pihaknya juga berkolaborasi dengan ELTI Purwokerto dengan mengadakan Speech Contest Tingkat SMA/SMK dan TOEFL secara gratis.

"Kami harapkan, acara ini menjadi ajang untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris dan menyemarakkan pameran pendidikan," demikian  Ediyah Pujiasatuti.

Baca juga: Celana terapi bagi balita diciptakan mahasiswa UM Purwokerto

Baca juga: Mahasiswa Udinus Semarang ciptakan pemerah ASI otomatis

Baca juga: Antiseptik untuk pemerah sapi diciptakan tim mahasiswa Undip

Pewarta: Sumarwoto
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menlu prioritaskan perlindungan WNI di luar negeri

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar