Trafik melonjak, Kemenhub terima 222 permintaan penerbangan ekstra

Trafik melonjak, Kemenhub terima 222 permintaan penerbangan ekstra

Dari kiri ke kanan - Direktur Jenderal Perhubungan Laut Agus H. Purnumo, Sesditjen Perhubungan Darat Cucu Mulyana, Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek Bambang Prihartono, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Sugihardjo, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Polana B Pramesti, dan Direktur Jenderal Perkeretaapian Zulfikri kepada pers saat konferensi pers Rencana Operasi Angkutan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 di Jakarta, Senin (9/12/2019). ANTARA/Ahmad Wijaya

Kita memang memprediksi akan terjadi lonjakan trafik penerbangan pada liburan akhir tahun ini
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sudah menerima permohonan 222 penerbangan ekstra dari maskapai domestik dan internasional menjelang liburan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 sebagai upaya mengantisipasi peningkatan penumpang yang ingin berlibur ke dalam dan luar negeri.

"Kita memang memprediksi akan terjadi lonjakan trafik penerbangan pada liburan akhir tahun ini dan tentunya maskapai mengantisipasi lonjakan itu dengan menambah penerbangan ekstra," kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Polana B Pramesti kepada pers saat konferensi pers Rencana Operasi Angkutan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 di Jakarta, Senin.

Menurutnya, dari perhitungan liburan Natal dan Tahun Baru yang dimulai 19 Desember 2019 sampai 6 Januari 2020 jumlah kapasitas tempat duduk (seat) penerbangan domestik dan internasional yang tersedia sebesar 8,9 juta kursi, sementara prediksi kursi yang terpakai sekitar 5,3 juta kursi. "Jadi ada masih ada kelebihan seat untuk mengantisipasi lonjakan permintaan. Itu untuk penerbangan domestik dan internasional," kata Polana.

Sejumlah tujuan yang diperkirakan akan alami lonjakan penumpang selama liburan Natal dan Tahun Baru, katanya, adalah Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng, Denpasar (Bali), Surabaya, Singapura, Kuala Lupur, serta Inceon (Korsel).

Baca juga: Maskapai di Halim tambah penerbangan ekstra

Untuk menjamin kelancaran dan keamanan bandara selama angkutan liburan akhir tahun, Kemenhub  sudah minta kepada pengelola bandara seperti PT Angkasa Pura I dan II meningkatkan pengawasan lebih ketat, antara lain dengan mendirikan pos keamanan (posko).

"Sementara jumlah armada pesawat yang tersedia untuk mengangkut jumlah penumpang saat liburan akhir tahun tersedia 495 armada, baik itu untuk penerbangan domestik maupun internasional," katanya.

Kemenhub, katanya, juga sudah meminta kepada pengelola bandar udara untuk menghentikan sementara segala bentuk pembangunan selama musim liburan akhir tahun ini, agar bisa memperlancar pergerakan penumpang dari dan menuju bandara.

Terkait dengan sudah mulai musim hujan di sejumlah kota, Polana juga sudah menginstruksikan pengelola bandara untuk rutin melakukan pengawasan di sejumlah lokasi bandara, khususnya di landas pacu (runway) agar pesawat saat lepas landas dan mendarat tidak alami gangguan.

Untuk menjamin keselamatan penerbangan, Kemenhub sebagai regulator bersama operator penerbangan juga intensif melakukan ramp check/pengawasan terhadap personil, pesawat, serta alat pendukung di bandara.

"Ramp check sebenarnya tidak kita lakukan saat liburan panjang mendatang, tapi sudah merupakan kegiatan rutin. Apalagi penerbangan merupakan sektor jasa transportasi yang mengedepankan keselamatan," katanya.

Baca juga: Garuda siapkan 128.376 kursi penerbangan ekstra


 

Pewarta: Ahmad Wijaya
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menhub akan dirikan sekolah pelayaran di Labuan bajo

Komentar