Bursa saham Australia ditutup menguat, didorong saham energi

Bursa saham Australia ditutup menguat, didorong saham energi

Ilustrasi - Pasar Saham, Bursa Efek dengan bendera Australia.ANTARA/Shutterstock/pri (Shutterstock)

Sydney (ANTARA) - Bursa saham Australia berakhir menguat pada perdagangan Senin, dengan lonjakan harga minyak mendorong saham energi lokal lebih tinggi.

Pada penutupan perdagangan, indeks acuan S&P/ASX 200 naik 23,00 poin atau 0,34 persen menjadi 6.730,00 poin, sedangkan Indeks All Ordinaries yang lebih luas naik 22,90 poin atau 0,34 persen pada 6.836,40 poin.

Pengurangan produksi minyak secara mengejutkan di Arab Saudi membuat harga minyak melonjak selama akhir pekan. Ini, ditambah dengan petunjuk positif dari Wall Street setelah data pertumbuhan pekerjaan yang lebih baik dari perkiraan pada Jumat (6/12/2019), juga menambah sentimen positif.

Di sektor keuangan, saham bank-bank besar Australia melihat hasil yang beragam dengan Commonwealth Bank naik 0,34 persen, Westpac Bank naik 0,33 persen, National Australia Bank turun 0,04 persen dan ANZ turun 0,04 persen.

Saham-saham pertambangan menguat dengan BHP naik 1,85 persen, Rio Tinto naik 1,70 persen dan Fortescue Metals naik 3,43 persen, namun penambang emas Newcrest turun 2,51 persen.

Saham produsen-produsen minyak dan gas reli dengan Woodside Petroleum naik 1,87 persen, Santos naik 1,73 persen dan Oil Search naik 2,41 persen.

Saham jaringan supermarket terbesar di Australia bervariasi dengan Coles Group naik 0,26 persen dan Woolworths turun 0,21 persen.

Sementara saham raksasa telekomunikasi Telstra menguat 0,54 persen, operator penerbangan nasional Qantas naik 1,54 persen dan perusahaan biomedis CSL merosot 1,09 persen.

Baca juga: IHSG pekan ini berpeluang menguat, manfaatkan siklus Desember


 

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Presiden buka perdagangan perdana, IHSG menguat

Komentar