Komite Etik Penelitian Kedokteran Gigi UI diakui internasional

Komite Etik Penelitian Kedokteran Gigi UI diakui internasional

Komite Etik Penelitian Kedokteran Gigi UI ketika menerima penghargaan internasional . (ANTARA/Foto: Humas UI)

Depok (ANTARA) - Komite Etik Penelitian Kedokteran Gigi (KEPKG) Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (FKG UI) kembali meraih pengakuan internasional dari The Strategic Initiative for Developing Capacity in Ethical Review (SIDCER) – Forum for Ethical Review Committees in Asia and the Western Pacific (FERCAP).

"KEPKG FKG UI menjadi satu-satunya Komisi Etik Fakultas Kedokteran Gigi di Asia Pasifik yang meraih rekognisi internasional ini," kata Ketua KEPKG FKG UI Drg. Lisa R. Amir dalam keterangan tertulisnya, Senin.

Penyerahan sertifikat renewal SIDCER-FERCAP Recognition 2019 diberikan langsung oleh Presiden SIDCER Prof. Dr. Juntra Karbwang Laothavorn dan diterima oleh Ketua KEPKG FKG UI Drg. Lisa R. Amir PhD serta disaksikan pula oleh Prof. Drg. Anton Rahardjo, M.Kes, PhD dan Irwin Idrus, SH selaku anggota KEPKG FKG UI pada 27 November 2019, di Penang, Malaysia.

Dengan pencapaian ini KEPKG FKG UI diakui telah berstandar internasional dan memiliki akuntabilitas di dalam penelitian kesehatan, baik itu aspek kualitas dan efektifitas telaah etik penelitian.

Baca juga: FKG UI tekankan peran penting ibu terhadap kesehatan gigi anak

Baca juga: Pemakaian gigi tiruan bagi kaum lansia disosialisasikan FKG UI


KEPKG FKG UI pertama kali mendapatkan pengakuan dari SIDCER-FERCAP pada tahun 2016. Pengakuan ini diraih berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan oleh Tim penilai yang berasal dari berbagai komisi etik anggota FERCAP dari luar maupun dalam negeri.

Penilaian meliputi lima standar yaitu: Struktur dan komposisi komisi etik; Ketentuan Kebijakan khusus (SOP); Kelengkapan proses telaah; Paska proses telaah; Dokumentasi dan arsip. Hasil penilaian akan berlaku selama tiga tahun.

Drg.Lisa mengatakan KEPKG FKG UI merupakan satu dari 11 komisi etik penelitian kesehatan di Indonesia yang terekognisi oleh SIDCER-FERCAP, dan satu-satunya komisi etik Fakultas Kedokteran Gigi di Asia Pasifik yang terekognisi oleh SIDCER-FERCAP.

"Capaian ini menjadi kebanggaan tersendiri, dengan mendapatkan pengakuan internasional, KEPKG FKG UI dapat berperan dalam meningkatkan kualitas penelitian di FKG UI menjadi lebih baik serta dapat menunjang penelitian kerjasama internasional khususnya penelitian klinis yang melibatkan manusia sebagai partisipan penelitian," kata Lisa.*

Pewarta: Feru Lantara
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Dokter di Aceh beri pengobatan gigi gratis

Komentar