PKB dukung penuh Gibran sebagai calon wali kota Surakarta

PKB dukung penuh Gibran sebagai calon wali kota Surakarta

Putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka (ketiga kanan) menyerahkan berkas pendaftaran anggota PDI Perjuangan di kantor DPC PDI Perjuangan, Solo, Jawa Tengah, Senin (23/9/2019). Gibran Rakabuming Raka mendaftar menjadi kader PDI Perjuangan sebagai syarat untuk maju sebagai bakal calon Wali Kota Solo pada Pilkada tahun 2020. ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/aww.

Bogor (ANTARA) - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) komit akan mendukung penuh pencalonan putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, sebagai calon wali kota Surakarta pada pilkada serentak tahun 2020.

"PKB melihat pencalonan Gibran itu bukan hanya keinginan segelintir elite politik di Surakarta dan Jakarta, tapi telah menjadi keinginan mayoritas warga kota Surakarta. PKB mendukung penuh keinginan mayoritas masyarakat Surakarta. Kami berpandangan, Mas Gibran layak memimpin Solo," kata Ketua Desk Pilkada DPP PKB, Faisol Reza, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Senin.

Menurut Faisol Reza, ada beberapa point alasan mengapa PKB bersimpati dan komit mendukung Gibran Rakabuming Raka

Pertama, Gibran yang yang lahir di Surakarta pada 1 Oktober 1987 itu, masih muda, baru berusia 32 tahun. "Artinya, masih memiliki masa depan cemerlang dan tenaga untuk melakukan blusukan sampai ke desa-desa," katanya.

Menurut Faisol, Gibran yang membuka usaha kuliner martabak kota barat (Markobar) ini bisa mendengar langsung apa yang menjadi harapan masyarakat. "Gibran dapat mendengar selektif memilah mana aspirasi masyarakat yang murni dan tidak," katanya.

Kedua, Gibran dinilai memiliki pengalaman memimpin, karena dia memiliki pengalaman sebagai pengusaha pengusaha di bidang kuliner. Menurut Faisol, sejak Desember 2010, Gibran membuka usaha katering yang diberi nama Chilli Pari. Girban juga pendiri perusahaan kuliner martabak Markobar," katanya.

"Jadi, kalau ada yang meragukan kemampuan Gibran memimpin sesungguhnya belum mengenal siapa Gibran. Tidak mungkin usahanya berkembang pesat kalau ia tidak memiliki kemampuan memimpin," katanya.

Ketiga, Gibran tidak pernah memanfaatkan kekuasaan ayahnya untuk memperluas usahanya. "Dengan usaha sendiri perusahaannya di bangun. itu artinya kecil kemungkinan Gibran menggunakan kekuasaan orang tua untuk melakukan tindakan yang melanggar hukum," katanya.

Ketua Komisi VI DPR RI itu mengajak seluruh partai politik untuk memberi ruang dan dukungan kepada Gibran Rakabumning Raka, untuk mengabdi serta menyumbangkan seluruh kemampuan untuk kota kelahirannya. "PKB sudah memantapkan hati mendukung Gibran di pilkada Solo pada 2020 mendatang," katanya.

Baca juga: Gibran berpeluang menjadi bakal calon Wali Kota Surakarta

Baca juga: Ganjar: Semua orang boleh mencalonkan diri sebagai Wali Kota Surakarta

Baca juga: Waketum Gerindra dukung Gibran maju jadi calon wali kota Solo


 

Pewarta: Riza Harahap
Editor: Yuniardi Ferdinand
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar