KPU Jember targetkan partisipasi pemilih pilkada 72 persen

KPU Jember targetkan partisipasi pemilih pilkada 72 persen

Dokumentasi - Ketua KPU Jember Muhammad Syai'in (dua dari kanan) saat memberikan sosialisasi tahapan Pilkada Jember. ANTARA/ Zumrotun Solichah/pri.

Jember, Jawa Timur (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jember, Jatim menargetkan partisipasi pemilih dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) Jember tahun 2020 mencapai 72 persen dari jumlah daftar pemilih tetap (DPT).

"Penyelenggara pemilu baik tingkat kabupaten maupun desa dibantu relawan demokrasi akan memaksimalkan sosialisasi kepada pemilih, agar target partisipasi pemilih di Jember bisa tercapai," kata Ketua KPU Jember Muhammad Syai'in di Jember, Selasa.

Berdasarkan data KPU Jember, angka partisipasi pemilih dalam Pilkada Jember tahun 2015 masih rendah yakni sebesar 54 persen, bahkan terjadi penurunan pada partsipasi pemilih pada Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim tahun 2018 sebesar 53 persen dari jumlah DPT.

"Untuk Pemilu 2019, tercatat angka partisipasi pemilih di Kabupaten Jember cukup tinggi mencapai 76 persen, sehingga diharapkan partisipasi pemilih pada Pilkada Jember tahun 2020 bisa sama pada Pemilu 2019 atau paling rendah 72 persen, bahkan kalau bisa diharapkan lebih meningkat," tuturnya.

Baca juga: Bupati Jember targetkan partisipasi pemilih melebihi 70 persen

Ia juga mengimbau partai politik bisa mengambil peran dalam meningkatkan angka partisipasi pemilih dalam Pilkada Jember karena parpol memiliki calon bupati dan wakil bupati yang akan didukung dalam pilkada tersebut.

"Saat menggelar sosialisasi tentang tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Jember beberapa waktu lalu, kami juga mengimbau agar partai politik bisa membantu kami untuk meningkatkan partisipasi pemilih dalam pilkada," katanya.

Sementara Komisioner KPU Jember Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat Andi Wasis mengatakan pihaknya akan membuat strategi dengan inovasi yang lebih menarik seperti badan adhoc harus menghadirkan konsep baru, kemudian memaksimalkan sosialisasi pilkada melalui relawan demokrasi.

"Mudah-mudahan angka golput di Jember semakin turun dan kesadaran masyarakat untuk menyalurkan hak suaranya semakin tinggi, sehingga angka partisipasi pemilih pada Pilkada Jember bisa mencapai 70 persen lebih," ujarnya.

Beberapa nama bakal calon Bupati Jember yang sudah bermunculan di antaranya petahana Bupati Jember Faida, mantan Ketua KPU Jember Achmad Anis, mantan Kepala Dinas PU Cipta Karya Rasyid Zakaria, mantan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jember Djoko Susanto, dan pengusaha asal Jember Hendy Susanto.

Baca juga: KPU Jember siapkan Pilkada 2020 pascapelantikan

Baca juga: Bupati Jember daftar bacabup di PDIP jelang batas akhir pendaftaran

Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar