Pemkot berharap Pusat Ekonomi Kreatif Kota Bogor selesai akhir 2020

Pemkot berharap Pusat Ekonomi Kreatif Kota Bogor selesai akhir 2020

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, saat meninjau pembangunan Pusat Ekonomi Kreatif Kota Bogor di halaman Gedung Bakorwil, di Jalan Ir H Juanda, Kota Bofor, Selasa (10/12/2019). (Antaranews/Riza Harahap)

Semoga pada pertengahan atau akhir tahun 2020, semuanya sudah selesai
Bogor (ANTARA) - Pemerintah Kota Bogor berharap proyek pembangunan Pusat Ekonomi Kreatif Kota Bogor di dekat Gedung Bakorwil, Jalan Ir H Juanda Kota Bogor dapat diselesaikan pada akhir tahun depan.
 
"Semoga pada pertengahan atau akhir tahun 2020, semuanya sudah selesai," kata Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, saat melihat langsung proyek pembangunan gedung Pusat Ekonomi Kreatif Kota Bogor, Selasa.

Menurut dia, aset lahannya milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat, termasuk pembiayaan pembangunannya. 

Ia menjelaskan, pembangunannya dibagi dalam beberapa tahap, yakni pembangunan kerangka, pembangunan gedung secara utuh, serta pengisian peralatan kerja di dalam ruangan.

Ia juga menyebut dirinya menerima kehadiran kontraktor pembangun adalah PT Luxindo Putra Mandiri serta tim ahli Jabar Juara bidang Ekonomi Kreatif.

Baca juga: Pemkot Bogor tertibkan ratusan PKL

Dedie belum merinci berapa anggaran yang diperlukan untuk membangun Pusat Ekonomi Kreatif Kota Bogor itu.

"Kunjungan dari tim ahli ini, untuk melakukan pembicaraan proses persiapan dari aspek non-fisik. Kalau dari aspek fisik pembangunan gedung ditangani oleh kontraktor, maka tim ahli ini membicarakan persiapan program aktivasi setelah gedungnya selesai dibangun. Bagaimana Pusat Ekonomi Kreatif Kota Bogor ini bisa berjalan sesuai dengan konsep dari gubernur," katanya.

Sementara itu, Tim Ahli Jabar Juara bidang Ekonomi Kreatif, Ben Wirawan, mengatakan, Pusat Ekonomi Kreatif Kota Bogor ini gagasannya untuk mengaktivasi dan optimalisasi ekonomi kreatif di Kota Bogor.

Bicara ekonomi kreatif, menurut dia, ekonomi kreatif di Jawa Barat, adalah terbesar ketiga di Indonesia dan memberikan kontribusi sebesar 11,8 persen dari penerimaan negara.

Baca juga: Bogor segera bangun tenda wilayah kuliner di Suryakencana

Namun, gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebut potensi ekonomi kreatif di Jawa Barat yang sudah besar masih dapat dimaksimalkan lagi dengan pengembangan berbasis teknologi digital.

"Pusat Ekonomi Kreatif Kota Bogor ini, operasional untuk memberikan pembekalan wawasan dan keterampilan terhadap pelaku ekonomi kreatif agar dapat memasarkan produk lebih maksimal lagi. Programnya, adalah pelatihan, kolaborasi, dan pengayaan wawasan," katanya.
 

Pewarta: Riza Harahap
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

BNPB sebut longsor di Kabupaten Bogor seperti lelehan es krim

Komentar