Liga Champions

Chelsea lolos ke fase gugur usai jinakkan Lille

Chelsea lolos ke fase gugur usai jinakkan Lille

Penyerang Chelsea Tammy Abraham (kanan) merayakan gol yang dicetaknya bersama Willian (kiri) dalam pertandingan Grup H Liga Champions melawan Lille di Stadion Stamford Bridge, London, Selasa (10/12/2019). (ANTARA/REUTERS/DYLAN MARTINEZ)

Jakarta (ANTARA) - Chelsea lolos ke fase gugur Liga Champions seusai menjinakkan tamunya Lille dengan skor 2-1 dalam pertandingang terakhir Grup H di Stadion Stamford Bridge, London, Selasa waktu setempat (Rabu WIB).

Gol Tammy Abraham dan kapten Cesar Azpilicueta hanya bisa dibalas Lille lewat Loic Remy, sehingga Chelsea berakhir menjadi runner-up Grup H dengan koleksi 11 poin, demikian catatan laman resmi UEFA.

Baca juga: Cuma butuh imbang, Ajax malah dikalahkan Valencia dan tersingkir

The Blues lolos ke babak 16 besar mendampingi Valencia (11) yang menjadi jawara grup usai menyingkirkan Ajax (10) dan memiliki keunggulan head to head atas Chelsea.

Sedangkan Lille (1) yang sejak pertandingan sebelumnya sudah dipastikan menjadi juru kunci klasemen, tak mampu menutup penampilannya di Eropa dengan sesuatu yang menggembirakan.

Chelsea yang memerlukan kemenangan menggebrak sejak awal. Sejumlah peluang didapat The Blues, namun masih belum mengancam gawang Lille yang dikawal Mike Maignan.

Seiring berjalannya waktu, para pemain Chelsea semakin padu dan mereka mampu mengemas gol pada menit ke-19. Diawali kendali bola N'Golo Kante dengan dadanya yang diarahkan kepada Christian Pulisic, penyerang AS itu kemudian menyodorkan bola kepada Willian di sisi kanan kotak penalti. Willian melepaskan sepakan ke mulut gawang yang disambar Tammy Abraham dengan sepakan tumitnya.

Unggul satu gol membuat pasukan Frank Lampard semakin agresif. Gawang Lille kembali dibombardir melalui umpan silang, tembakan, dan tendangan sudut.

Hasilnya dipetik Chelsea pada menit ke-35. Tendangan sudut Emerson diteruskan sundulan kapten Cesar Azpilicueta untuk menembus gawang Lille. Salah satu pemain yang berjasa dalam terciptanya gol itu adalah pergerakan Antony Ruediger yang menciptakan ruang bagi sang kapten.

Baca juga: Lolos ke 16 besar bakal jadi capaian hebat skuat muda Chelsea

Lille yang sudah tidak memiliki peluang lolos ke fase berikutnya lebih banyak menyerang secara sporadis. Thiago Maia mengejar operan Luiz Araujo ke kotak penalto, namun tembakannya melambung ke atas mistar gawang.

Satu peluang didapat klub Prancis tersebut sebelum turun minum, melalui Araujo yang menggiring bola ke tepi kotak penalti Chelsea. pemain Brazil itu terlihat akan melepaskan sepakan keras, namun tembakannya hanya melebar ke sisi kanan gawang tuan rumah.

Kiper Lille Maignan tampil cukup baik dengan keberhasilannya menggagalkan peluang Pulisic dan Willian, namun pada menit ke-72 ia harus meninggalkan lapangan karena cedera lutut.

Pengganti Maignan, Leo Jardim, melakukan penyelamatan terhadap ancaman dari Mateo Kovacic. Lille kemudian mampu memperkecil ketertinggalan pada menit ke-78, saat Loic Remy memanfaatkan umpan dari pemain pengganti Jonathan Bamba.

Namun gol Remy merupakan gol terakhir yang tercipta di laga ini. Lille pun harus mengucapkan selamat tinggal kepada kompetisi level Eropa.

Baca juga: Benfica jegal langkah Zenit sambil kunci tiket Liga Europa
Baca juga: Bekuk Slavia dengan 10 pemain, Dortmund lolos ke 16 besar


Susunan pemain:

Chelsea (4-3-3): Kepa Arrizabalaga, CesarAzpilicueta, Antonio Ruediger, Kurt Zouma, Emerson, N'Golo Kante, Jorginho, Mateo Kovacic (Mason Mount 82'), Willian, Tammy Abraham (Michy Batshuayi 72'), Christian Pulisic (Callum Hudson-Odoi 62')

Lille (4-2-3-1): Mike Maignan (Leo 72'), Mehmet Zeki Celik, Tiago Djalo, Gabriel, Jeremy Pied, Xeka, Boubakary Soumare, Luiz Araujo (Renato Sanches 82'), Yusuf Yazici, Thiago Maia (Jonathan Bamba 66'), Loic Remy

Baca juga: Liverpool singkirkan Salzburg, Mane: maaf kawan, inilah sepak bola
Baca juga: Ringkasan Grup E: Liverpool dan Napoli lolos, Salzburg turun kasta
Baca juga: Skenario kelolosan tim-tim ke babak 16 besar Liga Champions

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar