Polisi Selandia Baru: Keamanan jadi prioritas kami pasca-erupsi

Polisi Selandia Baru: Keamanan jadi prioritas kami pasca-erupsi

Asap dari erupsi vulkanik gunung Whakaari, yang juga dikenal sebagai White Island, terfoto dari sebuah kapal, Selandia Baru, Senin (9/12/2019), dalam foto yang didapatkan dari sebuah vidoe media sosial. (INSTAGRAM @ALLESSANDROKAUFFMANN/@ALLESSANDROKAUFFMANN)

Whakatane, Selandia Baru (ANTARA) - Kepolisian Selandia Baru mengatakan pihaknya masih terus mengevaluasi potensi untuk meningkatkan upaya penemuan orang-orang yang masih berada di White Island pasca-erupsi pekan ini, sementara autopsi telah berjalan terhadap enam korban yang telah dikonfirmasi.

"Kami tak dapat menempatkan orang lain dalam bahaya untuk pergi ke sana hingga kami 100 persen yakin bahwa pulau itu sepenuhnya aman," kata Penjabat Asisten Komisaris Bruce Bird saat konferensi pers, Rabu.

Polisi menyebutkan 47 orang berada di White Island pada saat terjadi erupsi. Sebanyak 24 turis berasal dari Australia, sembilan dari AS, lima warga Selandia Baru, empat dari Jerman dan masing-masing dua dari China dan Inggris serta satu lagi dari Malaysia.

Korban tewas mencapai enam orang. Delapan di antaranya hilang, dan diduga tewas, dan 30 orang lainnya di rawat di rumah sakit di seluruh negeri.

Sumber: Reuters

Baca juga: Polisi Selandia Baru: 8 orang hilang setelah letusan gunung berapi

Baca juga: "Tak ada tanda kehidupan" di pulau gunung meletus Selandia Baru

Baca juga: Gunung di White Island Selandia Baru meletus

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Chaidar Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ratusan pencari suaka di Pekanbaru lakukan aksi damai

Komentar