Ibu dan putrinya jadi korban letusan gunung berapi di Selandia Baru

Ibu dan putrinya jadi korban letusan gunung berapi di Selandia Baru

Asap membumbung dari letusan gunung berapi Whakaari atau Pulau Putih di Selandia Baru, Senin (9/12/2019). Letusan tersebut melukai sejumlah warga dan wisatawan di sekitarnya. ANTARA FOTO/INSTAGRAM @ALLESSANDROKAUFFMANN/via REUTERS/foc.

Sydney, Australia (ANTARA) - Seorang ibu dan putrinya merupakan orang Australia pertama yang dinyatakan sebagai korban bencana gunung berapi di Selandia Baru setelah keluarganya diberitahu oleh pihak berwenang pada Rabu, kata media.

Baca juga: Gunung berapi White Island di Selandia Baru meletus, beberapa cedera

Perempuan Brisbane, Julie Richards (47), dan putrinya Jessica (20) telah dikonfirmasi tewas setelah letusan gunung berapi Senin (9/12) di White Island, kata teman keluarganya, John Mickel, kepada program Sky News.

Ibu dan putri itu bertolak menuju Selandia Barat pada Senin lalu dan dijadwalkan pulang pada akhir pekan ini, kata Reuters --yang dipantau Antara di Jakarta, Rabu.

Korban jiwa berjumlah enam, dan delapan lagi diperkirakan meninggal di pulau tersebut, yang terlalu berbahaya untuk didatangi petugas pertolongan.


Baca juga: Polisi Selandia Baru: 8 orang hilang setelah letusan gunung berapi

Ada 47 orang di White Island saat letusan terjadi. Dua-puluh-empat di antara mereka berasal dari Australia, sembilan dari Amerika Serikat, lima dari Selandia Baru, empat dari Jerman, dua masing-masing dari China dan Inggris dan satu orang Malaysia.

Sumber: Reuters

Baca juga: Palang Merah Selandia Baru sebut nama warga Australia yang hilang

Baca juga: Gunung berapi Selandia Baru muntahkan abu, beberapa terluka

Penerjemah: Chaidar Abdullah
Editor: Fardah Assegaf
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar