Kader optimistis Golkar bertransformasi menjadi partai modern

Kader optimistis Golkar bertransformasi menjadi partai modern

Ketua PP AMPG Irwan Kurniawan (kanan).

Makassar (ANTARA) - Kader Partai Golkar optimistis salah satu partai tertua di Indonesia itu akan mampu bertransformasi menjadi partai politik modern di bawah kendali Airlangga Hartarto.

"Saat ini semua kader Golkar sedang bersuka cita atas suksesnya Munas Golkar. Kader sekarang menanti sang ketua umum mampu membawa partai yang telah berusia lebih dari setengah abad ini bertransformasi menuju partai yang modern," ujar Ketua PP AMPG Irwan Kurniawan di Makassar, Rabu.

Baca juga: Christina Aryani: Agenda besar menanti Partai Golkar

Ia mengatakan dirinya bersama jutaan kader Golkar yang tersebar di pelosok negeri ini berharap partai berlambang pohon beringin ini mampu merebut kejayaan di masa yang akan datang, seperti yang pernah dilakukan sebelumnya.

Target utama yakni memenangkan kembali sejumlah pertarungan baik pada level kepala daerah hingga menuju kemenangan pada Pemilu 2024.

Baca juga: Golkar diminta jangan sia-siakan momentum 2024

"Patut disyukuri, perjalanan Munas X Partai Golkar berlangsung dengan sukses dan lancar dalam suasana sejuk, menyenangkan, dan tetap demokratis. Hal ini membuktikan Partai Golkar adalah partai yang matang dan dewasa," katanya.

Ia menyatakan terpilihnya kembali Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Golkar secara aklamasi membuktikan jika kader Partai Golkar ingin bersatu, berjuang bersama merebut kejayaan Partai Golkar di masa yang akan datang. Mengarungi samudera luas menuju pulau kemenangan pada tahun 2024.

Baca juga: Pendidikan politik Partai Golkar 2019 tekankan pentingnya Pancasila

Menurut dia, kader Partai Golkar dari seluruh penjuru Tanah Air, menanti gebrakan dari Airlangga Hartarto. Bukan sekadar mengulang sukses sebagai "runner up" peraih suara terbanyak pada Pileg 2019 atau sukses memenangkan capres dan cawapres pada Pilpres 2019.

"Teori evolusi telah mengajarkan kita bahwa yang mampu bertahan bukan yang terkuat atau yang terbesar tetapi yang mampu beradaptasi dengan perubahan zaman. Golkar pun harus beradaptasi mengikuti tuntutan zaman," katanya.

Irwan mengungkapkan dalam pidato kemenangan pada malam penutupan Munas X Partai Golkar, Airlangga Hartarto optimistis mampu mengemban amanah itu. Ia pun meminta dukungan dari seluruh kader partai.

"Golkar akan melakukan konsolidasi total untuk merevitalisasi organisasi ini agar Beringin semakin kokoh tertancap di bumi pertiwi. Partai Golkar tidak hanya hadir melainkan harus dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat baik di perdesaan maupun di perkotaan," kata Airlangga dalam pidato penutupannya.

Ia berjanji, Golkar akan melakukan transformasi menjadi partai modern dan akan menjadikan partai ini menjadi Golkar 4.0 sebab digitalisasi menjadi keniscayaan termasuk pengelolaan organisasi modern yang di dalamnya juga termasuk partai politik.

Menurut dia, penggunaan platform digital akan memperkaya pola rekrutmen kader dan tentunya akan diminati oleh anak-anak muda generasi milenial.

Selain itu, Golkar akan melakukan pengkaderan secara lebih sistematis, dan akan membangun Golkar Academy yang menjadi program unggulan di bidang kaderisasi juga menjadi "centre of excellent" di bidang kebijakan publik sebagai pusat reformasi hukum yang membuktikan Partai Golkar terus membangun sebagai partai yang modern.

Melalui Golkar Academy akan menciptakan kader-kader yang andal sekaligus menjadi sarana politik yang efektif sekaligus sarana melakukan komunikasi dengan publik.

"Inilah yang menjadi ujung tombak program kaderisasi kita. Kita akan melakukan secara sungguh-sungguh sebab kita sadar bahwa masa depan kekuatan Beringin berada di tangan kaum muda Partai Golkar," katanya.

Airlangga juga akan melanjutkan gerakan Golkar Bersih yang telah dicanangkan untuk menjaga citra dan kredibilitas Partai Golkar sebagai partai antikorupsi. Golkar Bersih tidak hanya akan menjadi jargon tetapi menjadi tiang dan fondasi Partai Golkar.

Golkar Bersih merupakan kekuatan moral dan spiritual yang mesti terserap secara mendalam dalam pikiran, jiwa, rasa, dan perilaku politik bagi jutaan kader Golkar di seluruh pelosok Tanah Air.

"Pilkada 2020 kita canangkan sebagai pilkada tanpa mahar. Semua kita lakukan bukan hanya untuk Golkar tetapi untuk Indonesia yang bermartabat dan berkeadilan," katanya.

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto memiliki waktu 60 hari untuk merampungkan struktur kepengurusannya, dan ia berjanji akan mengerjakan maksimal selama 45 hari.
 

Pewarta: Muh. Hasanuddin
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bobby Nasution kembalikan formulir bakal calon Wali Kota Medan ke Golkar

Komentar