Staf Khusus Presiden singgung jalan di Keerom yang perlu perbaikan

Staf Khusus Presiden singgung jalan di Keerom yang perlu perbaikan

Staf Khusus milenial Presiden RI, Billy Mambrasar (kanan), bersalaman dengan anak-anak Panti Asuhan Shalom di Arso 8 Kampung Dukwia, Distrik Arso, Kabupaten Keerom, Papua, Rabu (11/12/2019). (ANTARA/Alfian Rumagit)

jangan bicara jalan ratusan kilometer, tapi ini tak jauh dari pusat kota (Kota Arso,red.), ternyata juga cukup memprihatinkan
Jayapura (ANTARA) - Staf Khusus milenial Presiden RI, Billy Mambrasar, menyinggung soal sejumlah ruas jalan di Kabupaten Keerom, Papua yang dinilai butuh perhatian serius dari pihak terkait untuk perbaikan.

"Untuk jalan saya pikir cukup bergelombang dan berbatu, itu juga hal yang menjadi perhatian saya," katanya di Jayapura, Papua, Kamis.

Menurut dia, pemerintah setempat seharusnya lebih memperhatikan akses jalan ke sejumlah lokasi di Kabupaten Keerom yang menjadi sentra hasil bumi di Provinsi Papua.

"Bahwa jangan bicara jalan ratusan kilometer, tapi ini tak jauh dari pusat kota (Kota Arso,red.), ternyata juga cukup memprihatinkan. Iya (Bupati Keerom,red.), jadi harus memperhatikan hal ini," katanya.

Baca juga: Billy Mambrasar kunjungi panti asuhan Shalom Keerom

Pendiri Yayasan Kitong Bisa itu, mengunjungi Panti Asuhan Shalom di Arso 8 Kampung Dukwia, Distrik Arso, Kabupaten Keerom, Papua, pada Rabu (11/12) sore.

Akses jalan ke arah Arso 8, Kampung Dukwia ternyata banyak yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan agar bisa menunjang warga setempat dalam memasarkan hasil bumi ke Kota Jayapura.

Pantauan di lapangan, beberapa ruas jalan sedang diperbaiki, bahkan ada ruas jalan dicor yang nantinya diaspal.

"Yah, harapan kami dengan adanya kunjungan Pak Billy ke Keerom, sejumlah akses jalan mendapat perhatian," kata Wawan, seorang warga Arso.

Baca juga: PJN sebut pembangunan Trans Papua libatkan pengusaha asli Papua
Baca juga: Trans-Papua terhubung kembali setelah jembatan diperbaiki

Pewarta: Alfian Rumagit
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pramono Anung edukasi Stafsus Milenial soal anggaran

Komentar