Belgia diperintahkan bawa pulang 10 anak dari petempur ISIS di Suriah

Belgia diperintahkan bawa pulang 10 anak dari petempur ISIS di Suriah

Para petempur ISIS dan keluarga mereka berjalan saat menyerah di Desa Baghouz, Provinsi Deir Al Zor, Suriah, Selasa (12/3/2019). ANTARA FOTO/REUTERS/Rodi Said/cfo

Brussel (ANTARA) - Pengadilan Brussel pada Kamis memerintahkan otoritas Belgia membantu pemulangan 10 anak-anak yang lahir di Suriah dari petempur ISIS berkebangsaan Belgia.

Anak-anak, yang berusia antara tujuh bulan hingga tujuh tahun, itu harus dibawa pulang ke Belgia dalam waktu enam pekan, menurut pengadilan. Mereka kini berada di kamp pengungsi Al-Hol di Suriah timur laut, yang dikendalikan milisi Kurdi.

Apabila pemerintah tidak patuh dalam memberikan bantuan konsuler dan dokumen administratif untuk anak-anak tersebut, pemerintah akan dikenai denda sebesar 5.000 euro (sekitar Rp78 juta) per anak setiap harinya, menurut pengadilan.

Menteri Kehakiman Belgia Koen Geens mengatakan melalui radio bahwa pemerintah siap menjemput pulang anak-anak tersebut asalkan tidak harus membawa serta ibu mereka.

Bulan lalu pengadilan meminta agar pemerintah memulangkan seorang perempuan, yang bersuamikan anggota ISIS, dan dua anaknya dalam waktu 75 hari.

Sumber: Reuters

Baca juga: Pengadilan perintahkan Belgia pulangkan warga negaranya dari Suriah
​​​​​​​
Baca juga: Jerman diwajibkan pulangkan keluarga anggota ISIS dari Suriah

Baca juga: SDF: Belgia bawa pulang enam anak yatim piatu anggota ISIS
 
Baca juga: Turki sebut Jerman, Belanda setuju bawa pulang tahanan ISIS
​​​​​​​

Belgia dan Thailand tertarik Alutsista Pindad

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar