IHSG berpeluang naik seiring optimisme kesepakatan dagang AS-China

IHSG berpeluang naik seiring optimisme kesepakatan dagang AS-China

Layar pergerakan saham di jalan Jenderal Sudirman Jakarta. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/hp (ANTARA FOTO/WAHYU PUTRO A)

Jakarta (ANTARA) - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) Jumat berpeluang naik seiring optimisme tercapainya kesepakatan dagang antara AS dan China akhir pekan ini

IHSG dibuka menguat 41,66 poin atau 0,68 persen ke posisi 6.181,06. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 10,89 poin atau 1,11 persen menjadi 993,12.

Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah di Jakarta, Jumat, mengatakan, pelaku pasar tengah menantikan apa yang bakal terjadi pada Sabtu (14/12) sehubungan dengan negosiasi perdagangan AS-China.

"Namun, saham AS berhasil menguat pada Kamis terbawa euforia dari penyataan Trump yang optimisitis atas kesepakatan perdagangan. Sentimen positif yang muncul ini hanya untuk sementara dapat membawa IHSG ke teritorial positif pada perdagangan hari ini," ujar Alfiansyah.

Presiden Donald Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat (AS) mendekati kesepakatan dengan China menjelang datangnya tenggat waktu pengenaan tarif baru pada 15 Desember 2019.

Jadwal pengenaan tarif baru oleh AS terhadap impor China tersebut telah menjadi perhatian pasar. Rencana itu diharapkan setidaknya akan ditunda seiring dengan upaya kedua belah pihak membuat kemajuan atas kesepakatan perdagangan awal.

"Tetapi pelaku pasar kembali akan tetap fokus pada apa yang terjadi pada Sabtu sehubungan dengan negosiasi perdagangan AS-China," kata Alfiansyah.

Sementara itu, Bank Dunia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini sebesar 5 persen, melambat dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi pada 2018 sebesar 5,17 persen.

Gejolak perekonomian global membuat pertumbuhan investasi mengalami pelemahan lebih lanjut akibat penurunan harga komoditas yang signifikan dan ketidakpastian politik.

Konsumsi total yang jadi motor terbesar pertumbuhan ekonomi juga melambat. Melemahnya permintaan domestik menyebabkan penurunan impor dalam jumlah besar, yang mendukung pertumbuhan ekonomi di kuartal tersebut.

Bursa saham regional Asia siang ini antara lain indeks Nikkei menguat 532,4 poin atau 2,27 persen ke 23.957,2, indeks Hang Seng menguat 454,3 poin atau 1,68 persen ke 27.448,4, dan indeks Straits Times menguat 15,99 poin atau 0,5 persen ke posisi 3.210,66.

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Presiden buka perdagangan perdana, IHSG menguat

Komentar