Ribuan warga Dharmasraya terisolasi akibat banjir

Ribuan warga Dharmasraya terisolasi akibat banjir

Sejumlah warga terhenti akibat banjir yang menutup jalan di Nagari Ampek Koto Nan Dibawauh, Kecamatan IX Koto, Kabupaten Dharmasraya, Sumbar, Jumat (13/12/2019). ANTARA/Dok BPBD/pri.

Sampai saat ingin sudah empat kecamatan yang terendam banjir
Pulau Punjung (ANTARA) - Ribuan Warga di Kecamatan IX Koto, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar) terancam terisolasi akibat banjir yang melanda daerah itu.

"Sampai saat ini pukul 14.00 WIB banjir masih merendam jalan yang menjadi akses utama masyarakat setempat," Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dharmasraya, Eldison, di Pulau Punjung, Jumat.

Ia mengatakan banjir merendam jalan utama tepatnya di Nagari (Desa Adat) Ampek Koto Nan Dibawah sekitar 100 meter dengan ke dalam mencapai tiga centimeter.

Baca juga: PMI distribusikan bantuan untuk korban banjir bandang di Sumbar

BPBD Dharmasraya mencatat terdapat empat kecamatan terdampak banjir akibat hujan deras yang melanda daerah itu sejak Kamis (12/12) malam, kata dia.

Empat kecamatan diantaranya, Kecamatan Padang Laweh, Timpeh, Pulau Punjung, dan IX Koto, lanjut dia.

"Informasi yang kami terima sampai saat ingin sudah empat kecamatan yang terendam banjir, tersebar di beberapa titik atau nagari yang rawan bencana," kata dia.

Sementara, katanya, akibat hujan deras yang melanda daerah itu juga menyebabkan satu unit rumah warga di Nagari Silago, Kecamatan IX Koto diterjang longsor.

"Longsor menimbun rumah warga Kafrida Rahma pada sisi belakang rumahnya, dalam peristiwa ini juga tidak ada korban jiwa," katanya.

Ia mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terkait potensi bencana yang akan terjadi saat musim hujan.

Baca juga: Riau bersiap hadapi banjir kiriman dari Sumbar

Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Atasi Banjir, Sumbar akan segera pasang biopori

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar