Pelatihan bahasa untuk wartawan Sorong diharapkan tunjang tugas

Pelatihan bahasa untuk wartawan Sorong diharapkan tunjang tugas

Suasana acara penutupan pelatihan bahasa Indonesia oleh Balai Bahasa Papua bagi wartawan di Sorong. (FOTO ANTARA/ Ernes)

Materi-materi bahasa Indonesia yang diperoleh wartawan peserta pelatihan pada 12-13 Desember 2019 hendaknya mampu dapat diimplementasikan dalam melaksanakan tugas jurnalis sehari-hari
Sorong (ANTARA) - Pelatihan bahasa Indonesia bagi wartawan di Sorong, Provinsi Papua Barat diharapkan dapat diwujudkan dalam menunjang dan melaksanakan tugas para jurnalis, yakni memakai bahasa yang baik dan benar, kata Asisten III Setda Kota Sorong Rudy Laku.

"Materi-materi bahasa Indonesia yang diperoleh wartawan peserta pelatihan pada 12-13 Desember 2019 hendaknya mampu dapat diimplementasikan dalam melaksanakan tugas jurnalis sehari-hari," katanya saat menutup acara pelatihan bahasa Indonesia oleh Balai Bahasa Papua di Sorong, Jumat.

Balai Bahasa Papua memberikan pelatihan bahasa Indonesia kepada wartawan di Sorong guna meningkatkan wawasan wartawan media massa di daerah tersebut.

Ia juga agar hasil pelatihan tersebut berdampak pada  wartawan di wilayah Sorong untuk dapat menyajikan berita atau informasi dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar serta dipahami oleh masyarakat.

"Pemerintah Kota Sorong berterima kasih kepada Balai Bahasa Papua yang telah memrogramkan pelatihan bahasa Indonesia bagi wartawan di wilayah Sorong yang tentunya sangat bermanfaat bagi kualitas informasi yang dihasilkan," ujarnya.

Pemkot Sorong, kata Rudy Laku, berharap agar pelatihan tersebut tidak berakhir sampai di sini, tetapi terus dilakukan pelatihan lanjutan bagi wartawan maupun masyarakat pada umumnya guna memartabatkan bahasa Indonesia.

Peneliti Ahli Muda Sastra Balai Bahasa Papua, Sri Yono yang memberikan keterangan terpisah mengatakan bahwa Balai Bahasa Papua sebagai perpanjangan tangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mempunyai komitmen memartabatkan bahasa Indonesia di Papua.

Fenomena yang terjadi saat ini, kata dia, bahasa Indonesia masih belum menjadi tuan rumah di negara sendiri. Hal tersebut nyata terlihat di ranah publik maupun tulisan media massa yang masih banyak menggunakan bahasa asing di negeri ini.

"Penyuluhan ini bertujuan agar media massa di Papua, khususnya di kota Sorong menghasilkan tulisan-tulisan dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar," demikian Sri Yono.

Baca juga: Balai Bahasa Papua bantu warga PNG belajar bahasa Indonesia

Baca juga: Kamus bahasa daerah Ambai dan Tamer disusun Balai Bahasa Papua


Baca juga: Sukseskan SP 2020, BPS Papua Barat gelar lokakarya untuk wartawan

Baca juga: Balai bahasa catat 414 bahasa daerah Papua

Pewarta: Ernes Broning Kakisina
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jenazah Sertu Anumerta Ikrar Nainggolan tiba di Sorong

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar