Kelompok teroris Poso serang polisi, seorang personel meninggal

Kelompok teroris Poso serang polisi, seorang personel meninggal

ILUSTRASI: Ancaman terorisme. ANTARA/Ardika/am.

Saya belum dapat informasi yang pasti Mas, karena saat ini masih ditelusuri oleh tim Operasi Tinombala Polda Sulteng
Parigi (ANTARA) - Sekelompok orang tak dikenal yang diduga adalah pelaku teror yang bersembunyi di hutan-hutan Kabupaten Poso dan Parigi Moutong, dilaporkan menyerang personel Operasi Tinombala dan warga Desa Salubanga, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong, usai Shalat Jumat sekitar pukul 12.30 WITA.

Serangan bersenjata itu menyebabkan seorang personel polisi meninggal dunia.

Belum ada konfirmasi resmi mengenai peristiwa ini dari pihak kepolisian, baik Kapolres Parigi Moutong maupun Kabid Humas Polda Sulteng yang coba dihubungi melalui telepon genggam.

Baca juga: Panglima Kodam XIII/Merdeka harap perburuan DPO terorisme Poso tuntas

"Saya belum dapat informasi yang pasti Mas, karena saat ini masih ditelusuri oleh tim Operasi Tinombala Polda Sulteng," kata Kapolres Parigi AKBP Zulham Effendy Lubis.

Namun, salah satu media daring di Kota Palu, www.logisnews.net menyebutkan bahwa anggota Polri yang gugur bernama Bharatu Saiful, dari Brimob Polda Sulteng.

Baca juga: Satgas Tinombala Poso terlibat baku tembak dengan DPO terorisme

Operasi Tinombala yang melibatkan personel Polri dan TNI hingga saat ini terus melakukan kegiatan untuk mengejar sisa-sisa pelaku teror dari anggota Mujahiddin Indonesia Timur (MIT).

"Masih ada sembilan orang DPO pelaku teror yang sedang dikejar Tim Operasi Tinombala," kata Kapolda Sulteng Irjen Pol Lukman Wahyu Hariyanto, beberapa waktu lalu.

Baca juga: Warga temukan seorang terduga DPO terorisme Poso

Pewarta: Moh.Ridwan/Rolex Malaha
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Banjir bandang landa Kabupaten Parigi Moutong

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar