Setelah evakuasi, Bharatu Saiful akan dimakamkan di Pandeglang Banten

Setelah evakuasi, Bharatu Saiful akan dimakamkan di Pandeglang Banten

ARSIP-Polisi bersenjata berjaga di depan kamar jenazah tempat disemayamkannya tiga anggota Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso di Rumah Sakit Bahayangkara Polri di Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (22/3/2019). ANTARA/Basri Marzuki/pras.

Kapolda Sulteng Irjen Lukman Wahyu Hariyanto menjelaskan bahwa Sabtu pagi ini pihaknya akan melaksanakan upacara penglepasan jenazah almarhum Bharatu Saiful itu.
Palu (ANTARA) - Setelah berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian, jenazah Bharatu Saiful, anggota kepolisian korban insiden penyerangan terduga kelompok teroris tiba di Rumah Sakit Bhayangkara Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), Sabtu sekitar pukul 00.30 WITA. Jenazah dibawa menggunakan ambulans pihak kepolisian dari Kabupaten Parigi Moutong.

Terlihat pula keluarga dan sejumlah rekan anggota kepolisian mengantarkan jenazah hingga ke Ruang Forensik RS Bhayangkara Palu.
Baca juga: Polisi korban serangan teroris alami luka tembak di pundak dan perut

Kapolda Sulteng Irjen Lukman Wahyu Hariyanto menjelaskan bahwa Sabtu pagi ini pihaknya akan melaksanakan upacara penglepasan jenazah almarhum Bharatu Saiful itu.

Rencananya, almarhum Bharatu Saiful akan dimakamkan di kampung halamannya di Pandeglang, Provinsi Banten.

''Rencana pagi ini akan dimakamkan di Banten, di Pandeglang kampung halamannya,'' ujar Kapolda Sulteng itu pula.
Baca juga: Jenazah anggota Satgas Tinombala dievakausi ke Palu

Bharatu Saiful meninggal setelah menjadi korban insiden penyerangan di Desa Salubanga, Kabupaten Parigi Moutong, usai melaksanakan Shalat Jumat (13/12) di wilayah itu.

Pihak kepolisian memastikan bahwa pihak yang melakukan penyerangan tersebut adalah kelompok terduga teroris pimpinan Ali Kalora.

Pewarta: Rangga Musabar
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Polisi kembali tangkap 5 orang terduga jaringan teroris di Sulteng

Komentar