Korea Utara nyatakan lakukan tes penting lagi

Korea Utara nyatakan lakukan tes penting lagi

Sebuah patung kertas pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dikelilingi oleh polisi saat protes anti-Korea Utara di depan Kedubes Amerika Serikat di Seoul, Korea Selatan, Jumat (13/12/2019). REUTERS/Kim Hong-Ji/foc/cfo (REUTERS/KIM HONG-JI)

Seoul, Korea Selatan (ANTARA) - Korea Utara menyatakan negara itu telah melakukan uji-coba lagi di tempat peluncuran satelit pada Jumat (13/12) untuk mendorong kemampuan pencegahan nuklir strategis, demikian laporan media Korea Utara, KCNA, Sabtu.

Uji-coba tersebut dilakukan di tempat peluncuran satelit Sohae, kata KCNA, dengan mengutip seorang juru bicara Akademi Ilmu Pertahanan Korea Utara, tanpa menjelaskan jenis percobaan yang dilakukan.

Itu adalah uji-coba kedua yang dilakukan di instalasi tersebut dalam satu pekan, demikian laporan Reuters --yang dipantau Antara di Jakarta, Sabtu.

KCNA pada Ahad (8/12) menyatakan Korea Utara telah melakukan uji-coba "sangat penting" pada 7 Desember di lokasi peluncuran satelit Sohae, instalasi uji-coba roket yang para pejabat AS katakan Korea Utara pernah berjanji akan ditutup.

Laporan KCNA tersebut menyebut kegiatan 7 Desember itu "uji-coba sangat penting yang berhasil ". Menteri Pertahanan Korea Selatan Jeong Keong-doo mengatakan itu adalah uji-coba mesin.

Uji-coba yang dilaporkan tersebut dilakukan sebelum tenggat akhir tahun yang diajukan Korea Utara kepada Amerika Serikat agar mencabut desakannya mengenai penghapusan nuklir secara sepihak.

Pyongyang telah memperingatkan Korea Utara dapat mengambil "jalur baru" di tengah pembicaraan yang macet dengan Amerika Serikat. Utusan senior AS buat Korea Utara dijadwalkan tiba di Seoul pada Ahad untuk pertemuan dengan para pejabat Korea Selatan.

Banyak pengulas mengatakan uji-coba semacam itu dapat membantu Korea Utara membuat rudal balistik antar-benua yang lebih dapat diandalkan (ICBM).

Ketegangan telah tinggi dalam beberapa pekan belakangan, saat Pyongyang telah melaksanakan uji-coba senjata dan melancarkan perang kata-kata dengan Presiden AS Donald Trump, sehingga meningkatkan kekhawatiran bahwa ketegangan antara kedua negara tersebut dapat kembali.

Stephen Biegun, utusan khusus AS buat Korea Utara, dijadwalkan tiba di Korea Selatan pada Ahad, kata Seoul dan Washington pada Jumat (13/12).

Sumber: Reuters
Baca juga: Korea Utara katakan uji coba peluncur roket ganda sukses
Baca juga: Kampanye Biden serang kebijakan Trump soal Arab Saudi-Korea Utara

​​​​​​​Baca juga: Utusan AS kunjungi Seoul menjelang tenggat pembicaraan Korut
Baca juga: Trump dan Moon bicarakan upaya menjaga perundingan dengan Korut

Penerjemah: Chaidar Abdullah
Editor: Maria D Andriana
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tahan Korea Utara 1-1, Timnas U-19 Indonesia lolos ke Piala Asia

Komentar