Tingkat kunjungan wisman ke Kepri lampaui target, geser Jakarta

Tingkat kunjungan wisman ke Kepri lampaui target, geser Jakarta

Ilustrasi: Ajang olahraga Bintan Triathlon tahun 2019 di Kabupaten Bintan, Kepri, raup keuntungan senilai Rp27 miliar. (Foto/Dinas Pariwisata Bintan)

Hingga Desember 2019, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara di Kepri diperkirakan mencapai 2,6 juta orang
Tanjung Pinang (ANTARA) - Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menyatakan jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke wilayah sudah melampaui target sejak Oktober 2019.

Kepala Dinas Pariwisata Kepri Buralimar, di Tanjung Pinang, Minggu, mengatakan jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Kepri dari Januari-Oktober 2019 mencapai 2,3 juta orang, sementara target wisatawan mancanegara menurut Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Kepri sebanyak 2,35 juta orang.

"Hingga Desember 2019, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara di Kepri diperkirakan mencapai 2,6 juta orang," katanya.

Buralimar mengakui Pemprov Kepri belum berhasil memenuhi target kunjungan wisatawan mancanegara ke Kepri yang ditetapkan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) pada tahun ini. Target yang ditetapkan Kemenpar mencapai 3 juta wisatawan mancanegara berkunjung ke Kepri merupakan target optimistis, bukan keputusan resmi.

"Target itu lahir dari optimisme Kemenpar terhadap perkembangan wisatawan mancanegara di Kepri," tuturnya.

Baca juga: Kemenpar harap Kepri serap 3 juta wisman hingga akhir tahun

Ia mengatakan turis mancanegara yang paling banyak berkunjung ke Kepri setiap bulan berasal dari Singapura.

Pemprov Kepri tahun 2020 menyiapkan 200 kegiatan pariwisata untuk meningkatkan kunjungan wisatawan Nusantara dan mancanegara.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kepri Isdianto di Tanjungpinang mengatakan lima dari 200 kegiatan pariwisata tersebut ditetapkan Kemenpar sebagai kegiatan pariwisata nasional.

Seluruh rancangan kegiatan pariwisata di Kepri sudah disampaikan ke Kemenpar, kemarin. Saat itu juga dilaksanakan peluncuran kegiatan pariwisata Kepri.

"Kepri mengalami kemajuan yang pesat di sektor pariwisata. Tentu ini menjadi tantangan bagi kami untuk meningkatkan kegiatan pariwisata sehingga menarik perhatian wisatawan Nusantara dan mancanegara," kata Isdianto.

Baca juga: Provinsi Kepri jadi destinasi utama bagi wisman perbatasan

Ia mengemukakan sektor pariwisata di Kepri menjadi perhatian pusat dalam beberapa tahun terakhir. Hal itu disebabkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara yang selalu meningkat, bahkan Kepri menempati urutan kedua terbanyak dikunjungi wisatawan mancanegara setelah Bali.

Kunjungan wisatawan mancanegara ke Kepri sudah melampaui Jakarta. Posisi strategis Kepri, pantai yang indah, pulau yang menarik, masyarakat yang ramah, serta makanan yang enak dan unik, menarik perhatian wisman.

Kelebihan yang dimiliki Kepri itu disanding dengan berbagai kegiatan yang menarik yang membuat wisatawan mancanegara ingin berkunjung ke Kepri.

Kunjungan wisman ke Kepri tidak hanya memberi kontribusi devisa terbesar kedua di Indonesia setelah Bali, melainkan juga peningkatan perekonomian masyarakat, usaha perhotelan dan restoran, serta transportasi darat dan laut.

"Kami optimistis potensi pariwisata Kepri mampu membawa wilayah ini paling ramai dikunjungi wisman," tutur Isdianto.

Baca juga: Menpar: Hot Deals tingkatkan kunjungan wisman ke Kepri

Pewarta: Nikolas Panama
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

BPS: Kunjungan wisata mulai meningkat sejak relaksasi PSBB

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar