Jakarta (ANTARA) - Seorang pria lanjut usia bernama Elyas Susanto (70) tewas akibat tenggelam di Pantai Ancol, Jakarta Utara, pada Sabtu sekitar pukul 06.30 WIB.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus menjelaskan mayat tersebut ditemukan oleh seorang pengunjung pantai yang kemudian melapor kepada petugas bala keselamatan (lifeguard) di Pantai Lagoon Ancol.

"Awalnya petugas lifeguard di Pantai Lagoon Ancol diberitahu oleh pengunjung bahwa ada orang yang tenggelam. Selanjutnya petugas mengecek lokasi dan melihat ada seorang laki-laki yang berada di perairan yang berjarak sekitar 25 meter dari bibir pantai dalam posisi bagian wajahnya berada di dalam air," kata Yusri dalam keterangan tertulis, Minggu.

Melihat hal itu petugas langsung menarik korban ke bibir pantai dan memberikan pertolongan pertama kepada korban. Namun karena korban tidak kunjung sadarkan diri petugas akhirnya membawa korban ke rumah sakit terdekat.

"Dikarenakan korban tidak juga sadarkan diri, korban lalu dibawa ke Rumah Sakit Sulianti Saroso, namun korban dinyatakan meninggal dunia," tutur Yusri.

Baca juga: Proses pencarian bocah tenggelam di Kali Cipinang sementara dihentikan

Baca juga: Pencarian bocah tenggelam di Kali Cipinang sementara dihentikan

Baca juga: Seorang bocah dilaporkan hilang tenggelam di Kali Cipinang


Yusri mengatakan menurut pengakuan istri korban, pada hari nahas itu korban mendatangi Pantai Ancol bersama istri dan teman-temannya, hanya saja kemudian korban berenang terpisah dari rombongannya.

Menurut penjelasan istri korban, suaminya rutin berenang di Ancol dengan memakai pelampung, tetapi pada hari nahas itu korban tidak menggunakan pelampung.

"Korban sudah sering dan rutin berenang di Ancol memakai pelampung, tetapi hari itu korban tidak menggunakan pelampung," sambungnya.

Pihak kepolisian setempat yang menerima.laporan adanya korban tenggelam kemudian mendatangi rumah sakit dan tempat kejadian, lalu mengirim jenazah korban ke RSCM guna dilakukan Visum.

Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Ganet Dirgantara
Copyright © ANTARA 2019