Turki balas ancaman sanksi AS dengan menutup pangkalan Incirlik

Turki balas ancaman sanksi AS dengan menutup pangkalan Incirlik

Dokumentasi - Jet tempur Angkatan Udara A-10 Thunderbolt II (depan) dipotret di pangkalan udara Incirlik di kota selatan Adana, Turki, 11 Desember 2015 ini. ANTARA/REUTERS/Umit Bektas/pri.

Istanbul (ANTARA) - Turki dapat menutup pangkalan udara Incirlik, yang menampung hulu ledak nuklir Amerika Serikat, dalam menanggapi ancaman sanksi AS, demikian dinyatakan Presiden Tayyip Erdogan, Minggu (15/12). 

Kemungkinan penutupan Incirlik, ungkap Erdogan, juga merupakan tanggapan atas resolusi Senat AS, yang mengakui pembunuhan massal rakyat Armenia seabad lalu sebagai genosida 

"Jika perlu, kami akan mengambil langkah semacam itu, tentu kami memiliki otoritas ... Jika ini perlu, bersama dengan delegasi kami, kami akan menutup Incirlik jika perlu," kata Erdogan kepada A Haber TV.

Turki juga dapat menutup basis radar Kurecik jika diperlukan, tambahnya. "Jika mereka mengancam kami dengan penerapan sanksi-sanksi ini, tentunya kami akan membalas," katanya.

Turki mengecam langkah Senat AS dalam mengeluarkan resolusi tersebut pekan lalu.

Sementara itu pada Minggu, Erdogan mengisyaratkan bahwa Turki, melalui resolusi yang dikeluarkan parlemennya,  juga dapat merespons resolusi Senat AS itu dengan mengakui pembunuhan warga pribumi Amerika selama ratusan tahun terakhir sebagai genosida.

Sumber: Reuters

Baca juga: Senat AS dukung undang-undang sanksi terhadap Turki

Baca juga: AS tak lagi terima pilot F-35 Turki terkait sistem rudal Rusia

Baca juga: Erdogan: Turki akan tolak sanksi-sanksi Amerika Serikat terkait pendeta

 

PT Pindad uji tembak turret medium tank

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar