YG Entertainment tanggapi aksi protes Blink

YG Entertainment tanggapi aksi protes Blink

BLACKPINK (YG Entertainment)

Jakarta (ANTARA) - YG Entertainment menanggapi protes penggemar tentang aktivitas dan promosi kuartet K-Pop Blackpink.

Pada Senin (16/12), penggemar BLACKPINK menyatakan tuntutan mereka kepada YG dengan menjalankan truk dengan papan reklame di sekitar kantor pusat YG di Distrik Mapo, Seoul.

Sebuah papan iklan elektronik di truk menunjukkan video yang merinci permintaan spesifik para penggemar.

Beberapa permintaan termasuk memiliki dua comeback (istilah yang umum digunakan di Korea Selatan untuk perilisan dan promosi musik baru) dalam setahun, pelaksanaan proyek solo yang dijanjikan, lebih banyak kegiatan domestik seperti acara TV dan penampilan acara radio, dan menghadiri acara akhir tahun.

"YG selalu mendengarkan keprihatinan penggemar tentang semua artis kami termasuk Blackpink,” kata YG dalam rilis.

Blackpink, menurut YG, tahun ini sudah menyelesaikan tur dunia yang terdiri dari 32 konser di empat benua dan 23 kota, dan mereka saat ini sedang dalam tur di Jepang.

Pada saat yang sama, mereka merekam beberapa lagu baru di studio.

“Kami meminta Anda untuk mengirim dukungan hangat kepada Blackpink, karena mereka bekerja keras untuk mempersiapkan album baru mereka yang akan rilis pada awal 2020,” katanya.

YG lantas menyampaikan rasa terima kasih kepada para penggemar atas umpan balik dan dukungan.

” Kami akan selalu melakukan yang terbaik untuk menghadirkan musik terbaik yang ditawarkan YG."
Comeback Blackpink yang terbaru adalah pada bulan April dengan "Kill This Love," dan grup tersebut sejak itu fokus pada tur dunia mereka dan kegiatan luar negeri lainnya.

Jennie adalah satu-satunya anggota yang mempromosikan solo berjudul "Solo" pada 2018.


Baca juga: Dinilai kurang promosi, penggemar Blackpink protes ke agensi

Baca juga: BLACKPINK akan luncurkan album awal tahun 2020

Baca juga: "DDU-DU DDU-DU" BLACKPINK tembus 1 miliar tampilan di YouTube




Penerjemah: Maria Rosari Dwi Putri
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

KILAS BALIK 2019-JANUARI: Dari kasus prostitusi online hingga wafatnya Bapak Satpam Indonesia

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar