Liga 1 Indonesia

Semen Padang ditahan imbang Borneo FC 1-1 di laga kandang terakhir

Semen Padang ditahan imbang Borneo FC 1-1 di laga kandang terakhir

Pesepak bola Semen Padang FC Dany Karl Max (kiri) merebut dari pemain Borneo FC Wildansyah (kanan) pada pertandingan lanjutan Liga 1, di Stadion GOR H Agus Salim, Padang, Sumatera Barat, Selasa (17/12/2019). ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/aww.

Padang (ANTARA) - Kesebelasan Semen Padang FC ditahan imbang tamunya Borneo FC dengan skor 1-1 pada laga kandang terakhir kompetisi Liga 1 Indonesia musim 2019 di Stadion Haji Agus Salim Kota Padang, Sumatera Barat, Selasa.

Meski sebagai tuan rumah, tim yang berjuluk Kabau Sirah ini sempat kecolongan gol terlebih dahulu oleh pemain Borneo FC, Matias Conti pada menit ke-73. Beruntung Vanderlei Francisco pada menit ke-77 mampu menyamakan kedudukan melalui titik putih. 

Pertandingan kedua tim yang sama-sama menargetkan tiga poin di laga ini berlangsung dengan ketat sejak awal. Semen Padang yang telah memastikan diri turun kasta ke Liga 2 tak ingin tampil mengecewakan di laga kandang terakhir mereka di musim ini.

Baca juga: Semen Padang inginkan tiga poin di laga kandang terakhir musim 2019

Baca juga: Perseru, Semen Padang, Kalteng Putra degradasi


Borneo FC sendiri membutuhkan tiga poin di laga ini untuk menjaga posisi mereka di peringkat dua klasemen kompetisi tertinggi di Tanah Air itu.

Di awal laga kedua tim bermain berhati-hati dan saling menunggu. Laga berjalan lamban dan terkesan monoton, beberapa peluang tercipta bagi kedua tim namun belum membuahkan hasil.

Memasuki babak kedua, Semen Padang mengganti Mariando Upromabin dengan Fridolin Yoku untuk menambah kekuatan di lini tengah.

Borneo FC juga tidak ketinggalan dengan langsung menyerang pertahanan tim tuan rumah melalui kecepatan Terens Puhiri, Renan Da Silva dan Matias Conti.

Cepatnya serangan tim tamu membuat pemain Semen Padang Syaeful Anwar mengganjal penyerang Borneo FC di kotak penalti pada menit 50. Hanya saja Matias Conti sebagai eksekutor ternyata tidak mampu membobol gawang Rendi Oscario. 

Tekad membawa pulang tiga poin, Borneo FC langsung menambah kekuatan timnya dengan memasukkan M Sihran menggantikan Terens Puhiri, kemudian Makarius Suruan menggantikan Aljufri Daud. Sementara, Semen Padang memasukkan Rudi menggantikan Yi Hyun Koo yang terlihat kelelahan

Gol yang mereka tunggu datang melalui tendangan bebas yang diambil Renan Da Silva langsung disundul Matias Conti yang memenangkan duel.

Gol pada menit 73 itu membuat tim Borneo FC unggul 1-0 dari tim tuan rumah. Semen Padang langsung berupaya bangkit untuk menyamakan kedudukan.

Pada menit ke-77 wasit Musthofa Umarella memberikan hadiah penalti kepada Semen Padang setelah pemain mereka dilanggar. Vanderlei yang menjadi algojo berhasil memasukkan bola ke gawang Borneo FC.

Berhasil menyamakan kedudukan, Semen Padang menambah daya serang dengan memasukkan Rosad Setiawan menggantikan Manda Cingi.

Semen Padang berhasil membuat beberapa peluang emas melalui Karl Max Berthelamy, Venderlei dan Dedi Hartono namun belum mengubah kedudukan.

Hingga babak kedua berakhir kedudukan masih imbang 1-1 untuk kedua tim. Hasil ini membuat Semen Padang berada di peringkat 17 dengan 32 dari 33 laga, sementara Borneo FC turun ke peringkat ketiga dengan 50 poin dari 33 laga.

Baca juga: Borneo FC incar kemenangan di kandang Semen Padang

Baca juga: Kemenangan Arema FC 3-2 atas sang juara Liga 1 ternoda "flare"

Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Satgas Anti Mafia Bola Tahap III Papua mulai bertugas

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar