Liga Jerman

Hujan enam gol terjadi saat Dortmund menjamu Leipzig

Hujan enam gol terjadi saat Dortmund menjamu Leipzig

Penyerang Borussia Dortmund Jadon Sancho (kiri) dan pemain RB Leipzig Marcel Halstenberg berduel untuk mendapakan bola pada pertandingan Liga Jerman yang dimainkan di Signal Iduna Park, Dortmund, Selasa (1712/2019). (ANTARA/AFP/INA FASSBENDER)

Jakarta (ANTARA) - Hujan enam gol terjadi saat Borussia Dortmund menjamu RB Leipzig dalam pertandingan Liga Jerman tengah pekan yang berakhir imbang 3-3, di Signal Iduna Park, Selasa setempat (Rabu dini hari WIB).

Hasil imbang itu menghentikan rentetan kemenangan bagi kedua tim, namun tidak mengubah posisi keduanya pada klasemen sementara. Leipzig tetap menghuni pucuk klasemen dengan 34 poin, dan Dortmund di peringkat ketiga dengan 30 poin, demikian catatan laman resmi Liga Jerman.

Gol pembukaan pada laga tersebut menjadi milik Dortmund pada menit ke-23 saat tembakan Julian Weigl mengecoh kiper Peter Gulacsi, memantul di depan dia dan masuk ke dalam gawang.

Baca juga: Gladbach gagal rebut puncak klasemen setelah ditaklukkan Wolfsburg

Julian Brandt lantas menggandakan keunggulan tuan rumah pada menit ke-34. Ia menerima operan dari Jadon Sancho, mengecoh Dayot Upamecano, dan menaklukkan Gulacsi.

Tertinggal dua gol membuat Leipzig seperti tersengat, menjelang babak pertama usai mereka memiliki dua peluang dari Yussuf Poulsen dan Timo Werner yang masih dapat dihalau kiper Roman Buerki.

Leipzig baru mampu memperkecil ketertinggalan pada menit ke-47. Kiper Buerki keluar dari sarangnya dan berusaha untuk menyundul bola, namun bola justru jatuh ke penguasaan Werner yang dengan mudah memasukkannya ke gawang yang kosong.

Kesalahan kedua yang dilakukan kubu Dortmund membuat keunggulan mereka sirna pada menit ke-53. Operan ke belakang dari Brandt dapat diintersep oleh Werner, yang kemudian mengecoh Buerki untuk mengemas gol ke-18nya musim ini.

Dortmund kembali unggul dua menit kemudian ketika Marco Reus mengirimkan operan yang tidak disia-siakan Sancho untuk dikonversi menjadi gol. Namun kemenangan gagal diamankan tuan rumah ketika pemain pengganti Leipzig Patrik Schick menyambar bola pantul untuk mengukir gol ketiganya musim ini.

Baca juga: Leipzig rebut pucuk klasemen Liga Jerman setelah hancurkan Duesseldorf

Quaison ukir trigol

Penyerang Swedia Robin Quaison mengukir trigol saat Mainz 05 mengukir kemenangan 5-0 di markas Werder Bremen.

Mainz menghentikan rentetan dua kekalahan beruntun mereka untuk menduduki peringkat ke-13 dengan 18 poin. Sedangkan bagi Bremen, ini menjadi kekalahan beruntun ketiga mereka setelah pada pekan lalu takluk 1-6 dari Bayern Munich, dan menempatkan pasukan Florian Kohfeldt menduduki peringkat ke-15 dengan 14 poin.

Mainz unggul empat gol sejak babak pertama. Quaison membuka keunggulan timnya pada menit kesepuluh, sebelum gawang Bremen kembali kemasukan melalui gol bunuh diri Jiri Pavlenka lima menit kemudian.

Quaison kemudian mengemas gol kedua dan ketiganya pada menit ke-19 dan 38. Sebelum Jean Philippe Mateta menutup kemenangan Mainz dengan gol kelima mereka pada menit ke-81.

Baca juga: Hattrick Coutinho bawa Muenchen benamkan Bremen

Dalam pertandingan lainnya, Hoffenheim menghentikan catatan dua kekalahan beruntun mereka dengan kemenangan 2-0 di markas Union Berlin.

Ihlas Bebou membuka keunggulan Hoffenheim pada menit ke-56, sebelum Cristoph Baumgartner mengemas gol kedua pada menit ke-90.

Satu laga tengah pekan lainnya mempertemukan Augsburg menjamu Fortuna Duesseldorf, yang berakhir dengan kemenangan 3-0 bagi tuan rumah.

Hasil tersebut memperpanjang catatan positif Augsburg menjadi tiga kemenangan beruntun. Sedangkan bagi Duesseldorf itu merupakan kekalahan beruntun ketiganya, dan menggagalkan mereka meninggalkan zona merah. Duesseldorf saat ini menduduki peringkat ke-16 dengan 12 poin.

Gol Philipp Max pada menit ke-32 membuka keunggulan Augsburg, sebelum dua gol berikutnya tercipta pada babak kedua. Tim Jedvaj menggandakan keunggulan pada menit ke-61, sebelum Max kembali membobol gawang Duesseldorf pada menit ke-72.

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar