KPK panggil artis Faye Nicole terkait kasus Wawan

KPK panggil artis Faye Nicole terkait kasus Wawan

Lapas Sukamiskin, Kota Bandung. (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

Jakarta (ANTARA) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu memanggil artis Faye Nicole Jones sebagai saksi dalam penyidikan kasus suap terkait pemberian fasilitas atau perizinan keluar Lapas Klas I Sukamiskin, Bandung.

Faye dijadwalkan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Tubagus Chaeri Wardana (TCW) alias Wawan (warga binaan).

Baca juga: KPK panggil dua saksi kasus suap Lapas Sukamiskin

Baca juga: KPK dalami pemberian uang kepada eks Kalapas Sukamiskin Wahid Husein

Baca juga: KPK sesalkan kajian pengelolaan lapas tidak ditindaklanjuti serius


"Yang bersangkutan dijadwalkan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka TCW," kata Plh Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.

Sebelumnya dalam persidangan dengan terdakwa eks Kalapas Sukamiskin Wahid Husein terungkap bahwa Wawan menyuap Husein untuk berkencan dengan seorang artis di sebuah hotel di Bandung. Nama Faye diduga artis yang dikencani Wawan tersebut.

KPK pada Rabu (16/10) telah menetapkan lima orang tersangka dalam pengembangan kasus tindak pidana korupsi pemberian dan penerimaan hadiah atau janji terkait dengan pemberian fasilitas atau perizinan keluar Lapas Kelas I Sukamiskin, Bandung.

Lima orang itu, yakni Kepala Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin (Maret 2018) Wahid Husein (WH), Kepala Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin (2016 sampai dengan Maret 2018) Deddy Handoko (DHA).

Selanjutnya, Direktur Utama PT Glori Karsa Abadi Rahadian Azhar (RAZ), Tubagus Chaeri Wardana (TCW) alias Wawan swasta atau warga binaan, dan Fuad Amin (FA) yang pernah sebagai Bupati Bangkalan atau warga binaan. Namun, Fuad telah meninggal dunia saat penyidikan berjalan.

Terkait dengan hal itu, KPK akan fokus menangani pada perkara yang melibatkan empat tersangka lainnya.

Baca juga: Jaksa sebut artis-artis yang terima hadiah dari Wawan

Pewarta: Benardy Ferdiansyah
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Terima grasi, Annas Maamun akan bebas tahun depan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar