Perlukah mandi usai kehujanan?

Perlukah mandi usai kehujanan?

Ilustrasi - Tangan dengan payung di tengah hujan. ANTARA/Shutterstocks/pri. (ANTARA/Shutterstocks)

Jakarta (ANTARA) - Sebagian orang berpendapat perlunya mandi air hangat usai kehujanan karena alasan kesehatan. Benarkah pendapat ini?

"Kehujanan setelahnya diguyur air (mandi), supaya tidak menggigil karena baju basah (usai kehujanan)," ujar dr. Sumiati Yusup, Kepala Klinik Pratama Permata Bunda, Bekasi Timur di Jakarta, Rabu.

Air yang digunakan tak melulu hangat kecuali udara saat itu memang terlalu dingin. Sumiati menyarankan air dingin (biasa) agar tubuh bisa segera mengadaptasi suhu udara.

"Air biasa, tetapi kalau udara terlalu dingin bisa dengan air hangat. Air biasa supaya tubuh mengadaptasi," kata dia.

Setelah mandi, segeralah isi perut dengan makanan atau minuman yang hangat agar suhu tubuh tetap hangat.

Konsumsi suplemen multivitamin bisa dibutuhkan, terutama bila daya tahan tubuh Anda menurun sementara asupan dari makanan tak mencukupi.

"Kalau kenyang minum teh atau yang bisa menghangatkan tubuh. Suplemen Vitamin kadang-kadang. Sesuai kebutuhan. Kalau tercukupi dari makanan , enggak perlu (suplemen)," tutur Sumiyati.

Dia mengingatkan Anda tak berlebihan mengonsumsi suplemen multivitamin karena berpotensi mengganggu fungsi ginjal.

Baca juga: Jangan mandi terlalu lama, ini beberapa penyebab kulit kering

Baca juga: Manfaat mandi air hangat untuk anak

Baca juga: Mengapa gatal sangat terasa pada malam hari?


 

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar