Sedikitnya tiga nyawa melayang akibat perkelahian penjara Honduras

Sedikitnya tiga nyawa melayang akibat perkelahian penjara Honduras

Polisi militer mengawal pemimpin komplotan dan tahanan berbahaya yang dipindahkan dari penjara San Pedro Sula, di Bandara Internasional Toncontin, Tegucigalpa, Honduras, Rabu (11/3). Tiga tahanan tewas dan 42 orang lainnya luka-luka, termasuk seorang tahanan dan polisi militer, dalam aksi kerusuhan setelah otoritas pengadilan berusaha memindahkan 21 tahanan berbahaya dari Penjara San Pedro Sula ke penjara dengan tingkat keamanan tinggi, kata seorang juru bicara polisi. (REUTERS/Honduran Presidential )

Tegucigalpa (ANTARA) - Sedikitnya tiga tahanan tewas akibat penembakan di salah satu penjara Honduras di kota pelabuhan Atlantik, Tela,  pada Jumat, menurut pejabat senior militer.

"Menurut informasi awal sedikitnya tiga nyawa melayang," kata Kepala Badan Keamanan FUSINA, Kolonel Ramon Macoto, kepada stasiun TV setempat.

Tidak diketahui pasti bagaimana penembakan itu bermula, meski seorang perwiara polisi, yang dirahasiakan identitasnya, menyebutkan di televisi bahwa kematian itu terjadi akibat pertikaian antargeng.

Baca juga: Honduras tak pertimbangkan kesepakatan migrasi ke negara-aman ketiga

Surat kabar Honduras La Prensa melansir sedikitnya empat orang tewas di dalam penjara dan kemungkinan jumlahnya bertambah.

Baca juga: Pemrotes kembali ke jalan di Honduras

Pemerintah menyatakan status darurat dalam sistem penjara pada Rabu, melimpahkan kendali kepada pasukan keamanan dalam upaya meredakan eskalasi kekerasan baru-baru ini.

Baca juga: Presiden Honduras bantah punya hubungan dengan penyelundup narkoba

Pertikaian di penjara penuh sesak Honduras kerap terjadi saat geng jalanan berebut kontrol di dalam lembaga tersebut.

Dikenal sebagai maras, geng jalanan menjadikan Honduras salah satu negara paling brutal di dunia.

Sumber: Reuters

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar