Liga 1 Indonesia

Pelatih Badak Lampung puas permainan tim meski dikalahkan Persebaya

Pelatih Badak Lampung puas permainan tim meski dikalahkan Persebaya

Pesepak bola Persebaya Osvaldo Ardiles Haay (kiri) berusaha melewati pesepak bola Perseru Badak Lampung FC Fernando Jose Gomes Junior (kanan) saat pertandingan Liga 1 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (21/12/2019). ANTARA FOTO/Didik Suhartono/pras/pri.

Surabaya (ANTARA) - Pelatih Perseru Badak Lampung Milan Petrovic mengaku puas dengan permainan timnya meski dikalahkan Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya pada laga pamungkas Liga 1 Indonesia musim kompetisi 2019, Sabtu.

“Seluruh pemain sudah memberikan penampilan terbaiknya dan saya puas meski kami kalah. Permainan lawan Persebaya, pemain kami tampil sangat all out,” ujarnya ketika ditemui seusai pertandingan.

Di pertandingan tanpa penonton pada pekan 34 tersebut, skor akhir 2-1 untuk kemenangan “Bajol Ijo”, julukan Persebaya.

Baca juga: Persebaya "runner up" usai kalahkan Perseru Badak Lampung 2-1

David Da Silva mencetak dua gol untuk Persebaya masing-masing menit ke-70 dan 85, sedangkan gol Perseru Badak Lampung dilesakkan Aulia Hidayat menit ke-58.

Pada babak pertama, Milan Petrovic senang dengan kedisplinan pemainnya hingga memaksa tuan rumah tak bisa mengembangkan permainan dan mampu menghilangkan ciri khas Persebaya yang biasa memainkan bola dari kaki ke kaki.

“Kami mampu menahan mereka, bahkan peluang emas tercipta, tapi belum ada gol,” ucap pelatih yang baru bergabung dengan tim pada pertengahan musim tersebut.

Pada awal babak kedua bahkan timnya mampu unggul, tapi setelah momentum handball di kotak terlarang yang berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh David Da Silva membuat permainan timnya menurun.

Secara khusus, pelatih asal Slovenia itu memuji pencetak dua gol Persebaya, David Da Silva, yang dianggapnya berbahaya dan sangat merepotkan barisan pertahanan timnya.

Baca juga: Persebaya ditahan Perseru Badak Lampung tanpa gol di babak pertama

Sementara itu, hasil tersebut membuat tim Laskar Saburai, julukan Perseru Badak Lampung, gagal membawa pulang poin meskipun tak mempengaruhi posisinya di klasemen.

Perseru Badak Lampung bersama Kalteng Putra dan Semen Padang harus tergusur dari persaingan kompetisi tertinggi sepak bola di Tanah Air setelah dipastikan terdegradasi musim ini.

Perseru Badak Lampung berada di peringkat 16 dengan poin terakhir 33, kemudian Semen Padang di urutan 17 dengan raihan 32 poin, dan Kalteng Putra di posisi paling buncit dengan koleksi hanya 31 poin.

Ketiga tim tersebut posisinya di Liga 1 digantikan oleh Persik Kediri, Persita Tangerang serta Persiraja Banda Aceh.

Milan Petrovic berharap musim depan dengan komposisi pemain lebih baik, timnya mampu berbuat banyak di Liga 2 dan kembali promosi ke Liga 1.

“Tim ini sangat beruntung bermarkas di Lampung yang suporternya dikenal total mendukung. Kami tidak ingin lama-lama di Liga 2 dan musim akan datang harus kembali ke Liga 1,” katanya.

Baca juga: Persebaya pantang remehkan Perseru Badak Lampung di laga pamungkas

Pewarta: Fiqih Arfani
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Satgas Anti Mafia Bola Tahap III Papua mulai bertugas

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar