Sepak Bola Dunia

Klopp akui Liverpool tak maksimal, tapi cukup pantas jadi pemenang

Klopp akui Liverpool tak maksimal, tapi cukup pantas jadi pemenang

Manajer Liverpool Juergen Klopp melakukan selebrasi di hadapan suporter timnya sembari menggengam trofi Piala Dunia Antarklub usai mengalahkan Flamengo di Stadion Internasional Khalifa, Doha, Qatar, Sabtu (21/12/2019) waktu setempat. (ANTARA/REUTERS/Kai Pfaffenbach)

Jakarta (ANTARA) - Manajer Liverpool Juergen Klopp mengakui timnya tidak tampil maksimal saat menghadapi Flamengo, tetapi cukup pantas untuk menjadi pemenang dalam final Piala Dunia Antarklub di Stadion Internasional Khalifa, Doha, Qatar, Minggu dini hari WIB.

Liverpool membuang banyak peluang dan tertinggal penguasaan bola dari Flamengo sebelum akhirnya memastikan kemenangan lewat gol Roberto Firmino pada babak tambahan pertama.

"Jelas tadi pertandingan intens. Untuk banyak alasan, jelas tadi bukan pertandingan terbaik yang pernah kami mainkan," kata Klopp dalam jumpa pers selepas laga dilansir laman resmi Liverpool.

"Namun, itu sudah lebih dari cukup untuk mendapatkan kemenangan, walaupun harus melewati 120 menit, tetapi itu cukup oke," ujarnya menambahkan.

Baca juga: Firmino antar Liverpool juara Piala Dunia Antarklub
Baca juga: Liverpool, Flamengo dan mati gaya 38 tahun silam

Klopp juga mengakui ia akan menonton ulang pertandingan kontra Flamengo demi mencari perbaikan taktik yang diperlukan, namun pria Jerman itu tidak ragu untuk mengatakan timnya tampil lebih baik dibanding lawannya.

"Dari aspek fisik, kedua tim cukup menderita malam ini. Kiper Flamengo sempat kram, memperlihatkan betapa banyak pertandingan yang mereka jalani," ujarnya.

"Saya menghormati Flamengo, musim mereka sangat luar biasa. Namun malam ini bukan itu persoalannya, melainkan penentuan keputusan yang lebih baik di momen menentukan untuk menemukan kemenangan," kata Klopp melengkapi.

Setelah Firmino mencetak gol, Klopp mengambil langkah rasional untuk menambah banyak tenaga segar memasukkan James Milner, Divock Origi dan Xherdan Shaqiri secara berututan demi menjaga keunggulan.

Hal itu terbukti ampuh dan Liverpool menjaga keunggulannya hingga peluit tanda laga usai berbunyi mengantarkan Klopp dan skuat Liverpool di Qatar berkalung medali juara serta dihujani confetti kala mengangkat trofi Piala Dunia Antarklub perdana klub Merseyside Merah tersebut.

Baca juga: Liverpool juara dunia, Henderson: terdengar menyenangkan
Baca juga: Juara Piala Dunia Antarklub, Liverpool tuntaskan dahaga 38 tahun

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Aris Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar