Banser NTT kerahkan 500 personel bantu pengamanan Natal-Tahun Baru

Banser NTT kerahkan 500 personel bantu pengamanan Natal-Tahun Baru

Dokumentasi - Direktur Bisnis Korporasi Bank BNI Putrama Wahju Setyawan berswafoto dengan sejumlah anak panti asuhan program Lipat gandakan Kasih Natal BNI di Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara, NTT, Jumat (20/12/19). ANTARA FOTO/Kornelis Kaha/pd.

Kupang (ANTARA) - Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Nusa Tenggara Timur, mengerahkan 500 personelnya untuk mengamankan perayaan ibadah malam Natal dan Tahun Baru seluruh wilayah provinsi berbasis kepulauan itu.

"Kita siapkan 500 personel untuk membantu personel keamanan di NTT untuk mengamankan jalannya ibadah Natal dan Tahun Baru di NTT ini," kata Ketua GP wilayah Ansor NTT Ajhar Jowe kepada Antara di Kupang, Senin (23/12).

Baca juga: Banser siap bantu pengamanan Natal dan Tahun Baru

Baca juga: 3.000 Banser amankan perayaan Natal

Baca juga: Banser Jember siagakan 2.000 anggota amankan Natal


Hal ini disampaikannya berkaitan dengan keterlibatan Banser NTT dalam membantu personel Polri dan TNI dalam mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru di NTT.

Ajhar mengatakan bahwa sejumlah personel yang dikerahkan akan ditempatkan di semua gereja di NTT baik gereja Katolik maupun gereja Protestan yang ada di daerah itu.

Ajhar mengatakan bahwa pengamanan Natal dan Tahun Baru yang dilakukan oleh Banser NTT sudah mulai di lakukan sejak Minggu (22/12) malam bersama dengan anggota kepolisian dan TNI yang berjaga di pos-pos pengamanan.

"Kita sudah mulai melakukan pengamanan sejak Minggu (22/12), dengan mengisi di pos-pos pengamanan," ujar dia.

Sementara personel pengamanan gabungan di pos pengamanan, kata jumlahnya akan disesuaikan dengan permintaan polisi satu pos Banser kurang lebih dua orang.

Untuk pengamanan puncak pada tanggal 24-25 Desember 2019, pihaknya akan menurunkan personelnya yang disebut dengan barisan Ansor serba guna (Banser).

Ia juga mengatakan personel yang diturunkan di gereja juga akan diperbantukan mengurai kemacetan di gereja-gereja yang rawan akan kemacetan.

Ajhar menambahkan untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru mereka juga dibantu oleh Parisada Hindu Wilayah NTT.

"Sahabat kami dari Pemuda Hindu mereka Ingin bergabung sama Banser dalam Pengamanan," tambah dia.

Ia pun berharap agar sejumlah pemuda di NTT dari berbagai agama di NTT bisa terlibat aktif menjaga keamanan dan ketertiban selama Natal dan Tahun Baru.

Pewarta: Kornelis Kaha
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pengamanan di 23 gereja di Kota Pekalongan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar