Polrestro Jaksel tes urine supir dan kondektur bus Lebak Bulus

Polrestro Jaksel tes urine supir dan kondektur bus Lebak Bulus

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Vivick Tjakung (kiri) memantau pelaksanaan tes urine awak bus di Terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Senin (23/12/2019) (ANTARA/Laily Rahmawaty)

Dari hasil pemeriksaan supir dan kondektur hasilnya negatif atau tidak ditemukan kadar obat-obatan di dalam tubuh awak bus
Jakarta (ANTARA) - Dalam rangka menciptakan keselamatan berlalu lintas selama mudik Natal dan Tahun Baru 2020 Polres Metro Jakarta Selatan melakukan tes urine kepada supir dan kondektur bus antar kota antar provinsi (AKAP) yang ada di Terminal Lebak Bulus, Senin.

Kegiatan pemeriksaan urine dipimpin langsung Kasat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Vivick Tjakung disaksikan Kepala Pelaksana Terminal Lintasan Lebak Bulus, Suprihartono.

Sebanyak 15 orang awak bus menjalani tes urine menggunakan alat Bio Care untuk mengetahui kadar obat-obatan dalam tubuhnya.

Dari hasil pemeriksaan supir dan kondektur hasilnya negatif atau tidak ditemukan kadar obat-obatan di dalam tubuh awak bus.

Vivick mengatakan setiap tahun dan menjelang tutup tahun pihaknya rutin melaksanakan kegiatan pengawasan kepada seluruh awak bus yang melayani mudik Natal dan Tahun Baru maupun Lebaran.

Kegiatan pengawasan ini, lanjut Vivick, dilakukan secara gabungan bersama Sudin Perhubungan, tim Penguji Kelayakan Kendaraan, serta Suku Dinas Kesehatan.

"Kami selalu berharap para pengemudi harus benar-benar bersih dari penyalahgunaan narkoba, dengan tes ini mereka bisa mawas diri selama berkendaraan," kata Vivick.

Baca juga: Volume kendaraan puncak mudik Natal meningkat 82 persen

Baca juga: PJR: Arus mudik belum tampak di Tol Jakarta-Cikampek

Baca juga: Survei Kemenhub: Tol Jakarta-Cikampek favorit mudik akhir tahun


Sementara itu, Kepala Pelaksana Terminal Lebak Bulus, Suprihartono mengatakan terminal tersebut melayani bus antar kota antar provinsi dengan tiga tujuan yakni Jawa Tengah, Jawa Timur dan Sumatera.

Menurut dia, saat ini belum terjadi lonjakan penumpang yang berangkat di Terminal Lintasan Lebak Bulus.

"Penumpang masih normal belum terjadi lonjakan signifikan, sehari-hari jumlah armada yang melayani di Lebak Bulus sekitar 30 hingga 40 bus, dengan penumpang antara 500 hingga 1.000 kalau sudah capai puncaknya," kata Suprihartono.

Ia menambahkan, puncak penumpang diperkirakan terjadi pada hari H atau pas malam pergantian tahun

Pewarta: Laily Rahmawaty
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar