Pemerintah cek keamanan bangunan sekolah mulai 2020

Pemerintah cek keamanan bangunan sekolah mulai 2020

Arsip Foto. Sekumpulan siswa menyaksikan gedung yang ambruk di kompleks SDN Malangnengah II, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa (12/11/2019). Pemerintah mulai 2020 akan mengecek keamanan bangunan sekolah untuk memastikan kegiatan belajar berlangsung aman. (ANTARA FOTO/FAUZAN)

"Kami akan cek dulu mana sekolah yang rentan, mana sekolah yang tidak, agar kejadian seperti di Pasuruan tidak terulang...
Jakarta (ANTARA) - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim mengatakan bahwa pemerintah mulai 2020 akan mengecek keamanan bangunan sekolah supaya kejadian sekolah ambruk dan menimbulkan malapetaka tidak terulang.

"Masalah keamanan sekolah ini sebenarnya bikin saya khawatir. Oleh karenanya kami akan cek sekolah mana yang rentan roboh mana yang tidak," kata Nadiem dalam temu media di Jakarta, Senin.

Ia mengatakan, mulai 2020 fokus pemerintah tidak lagi membangun sekolah tetapi memeriksa keamanan bangunan sekolah untuk memastikan kegiatan belajar mengajar berlangsung aman dan nyaman.

"Kami akan cek dulu mana sekolah yang rentan, mana sekolah yang tidak, agar kejadian seperti di Pasuruan tidak terulang kembali," katanya.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengimbau pemerintah daerah dan pengurus sekolah ikut memantau kondisi bangunan sekolah.

Kalau menemukan tanda-tanda kerusakan saat memeriksa bangunan sekolah, ia mengatakan, pengelola sekolah bisa melaporkannya ke dinas pendidikan setempat agar segera diperbaiki.

Pada awal November, bangunan di SDN Gentong 1 Pasuran roboh, mengakibatkan seorang siswa dan seorang guru meninggal dunia serta 16 orang terluka.

Baca juga:
Mendikbud tinjau sekolah ambruk di Pasuruan
Atap gedung SD Negeri di Sumut ambruk , 36 siswa dan 1 guru tertimpa

Pewarta: Indriani
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Delapan ruang kelas SMKN 24 Bambu Apus ambruk

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar