Uskup Agung Semarang ingatkan umat Kristiani deklarasi persaudaraan

Uskup Agung Semarang ingatkan umat Kristiani deklarasi persaudaraan

Uskup Agung Keuskupan Agung Semarang Monsinyur (Mgr) Robertus Rubiyatmoko dan Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono X bertemu di Kepatihan, Yogyakarta, Senin. ANTARA/Luqman Hakim

deklarasi itu mengajak kita bersama untuk mengupayakan kehidupan yang damai
Yogyakarta (ANTARA) - Uskup Agung Keuskupan Agung Semarang Monsinyur (Mgr) Robertus Rubiyatmoko berharap Hari Raya Natal 2019 menjadi momentum bagi umat Kristiani untuk mengimplementasikan isi deklarasi persaudaraan.

Deklarasi persaudaraan ditandatangani oleh Paus Fransiskus dan Imam Besar Al Azhar Syeikh Ahmed Al Tayeb di Abu Dhabi pada Februari 2019. Deklarasi bersama atau yang disebut "Dokumen Abu Dhabi" itu ditujukan untuk menyingkirkan ekstremisme di dunia.

"Deklarasi itu mengajak kita bersama untuk mengupayakan kehidupan yang damai, yang rukun, dan semua menjadi saudara," kata Rubiyatmoko seusai bertemu Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di Kepatihan, Yogyakarta, Senin.

Ia berharap umat Kristiani baik Katolik maupun Kristen selalu menjadi sahabat bagi orang lain. Hal itu, menurutnya, sesuai dengan yang dibicarakan antara dirinya dengan Sultan HB X, bahwa seluruh masyarakat harus menciptakan perdamaian dan persaudaraan bersama demi Indonesia yang lebih maju.

Baca juga: Gereja Matraman manfaatkan barang bekas jadi diorama kelahiran Yesus
Baca juga: Mahfud: Pengamanan Natal dan Tahun Baru 2020 sudah disiapkan


Dalam kesempatan itu, Rubiyatmoko secara khusus juga berpesan kepada masyarakat Yogyakarta agar senantiasa merawat perdamaian dan toleransi sehingga membuat kota gudeg selalu dirindukan banyak orang.

Yogyakarta sebagai daerah istimewa, kata dia, memiliki daya tarik yang luar biasa. Bukan sekadar aspek seni dan budayanya, namun juga mencakup kondisi masyarakatnya yang hidup tenteram.

"Bagi saya ini jadi kesempatan luar biasa karena banyak orang yang datang ke Yogyakarta. Kita mencoba menawarkan yang baik yang ngangeni (dirindukan) bagi kita semua," kata dia.

Baca juga: DPR dorong Polri-TNI tingkatkan keamanan jelang Natal-Tahun Baru
Baca juga: Gegana Satbrimobda DIY sterilisasi 20 gereja jelang perayaan Natal



Sementara itu, Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono X berharap momentum Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 mampu mendorong hubungan antarmasyarakat menjadi lebih baik, baik dalam aspek kebersamaan, politik, maupun ekonomi.

"Saya sampaikan ucapan selamat Natal dan yang merayakan tahun baru saya ucapkan selamat merayakan Tahun Baru 2020. Semoga kita semua tetap dalam keadaan sehat tanpa kurang suatu apapun," kata Raja Keraton Yogyakarta ini.

Baca juga: Banser NTT kerahkan 500 personel bantu pengamanan Natal-Tahun Baru
Baca juga: Soal ucapan Natal PBNU kedepankan toleransi

Pewarta: Luqman Hakim
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Uskup Agung Semarang bahas Deklarasi Abu Dhabi dengan Sri Sultan HB X

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar