Mentan tegaskan Sumsel harus jadi gerbang pangan nasional

Mentan tegaskan Sumsel harus jadi gerbang pangan nasional

Gubernur Sumsel dan Menteri Pertanian berdialog dengan warga. (ANTARA/HO/ Humas Pemprov Sumsel)

Mentan Syahrul Yasin saat menghadiri gerakan tutup tanam padi di lahan rawa, lokasi Program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (SERASI) 2019, di Desa Karang Baru, Kecamatan Sumber Marga Telang, Kabupaten Banyuasin, Sumsel, Senin. menyatakan untuk me
Palembang (ANTARA) - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menegaskan bahwa Provinsi Sumatera Selatan harus menjadi gerbang lumbung pangan nasional karena potensi pertaniannya cukup besar.

Mentan Syahrul Yasin saat menghadiri gerakan tutup tanam padi di lahan rawa, lokasi Program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (SERASI) 2019, di Desa Karang Baru, Kecamatan Sumber Marga Telang, Kabupaten Banyuasin, Sumsel, Senin. menyatakan untuk mewujudkan itu semua, maka petani harus memanfaatkan fasilitas yang ada.
Baca juga: Bank Sumsel Babel fokus salurkan KUR dukung pertanian Sumsel

Bukan hanya itu, katanya lagi, dengan melihat potensi pertanian yang sedemikian rupa di Bumi Sriwijaya, juga setuju jika Provinsi Sumsel menjadi daerah pengekspor pangan di Indonesia.

Karena itu, Mentan mengajak para petani berani mengeksplorasi diri menjadi petani-petani modern dengan memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari perbankan.

Dalam kunjungan tersebut, Mentan juga melakukan pengolahan lahan dengan kendaraan roda empat bersama warga. Mentan juga memberikan ratusan unit bantuan alat-alat pertanian dan benih.

Selain itu, Mentan mensosialisasikan alat-alat pertanian modern seperti drone penaburan benih, drone pemupukan dan penyiraman.

Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan, pihaknya mengapresiasi masyarakat desa ini yang memiliki etos kerja yang sangat baik, meskipun diawali datang ke wilayah dengan lahan keasaman (pH) rendah, namun ternyata memiliki produktivitas yang terus meningkat.
Baca juga: Mentan : Sumsel lumbung pangan nasional pada 2021

Hal itu karena sinergi antara semangat petani, pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi dan pemerintah pusat yang punya perhatian khusus terhadap bidang pertanian di Kabupaten Banyuasin.

Gubernur mengatakan, Mentan mencanangkan Sumsel harus jadi gerbang ekspor pangan di Indonesia. Pemerintah provinsi, menurutnya, sudah berbuat dengan membeli beras-beras petani ketika harganya sedang turun dan disalurkan kepada PNS maupun honorer.

Herman Deru berharap Kabupaten Banyuasin juga mengikuti langkah-langkah itu, agar petani sangat merasa diperhatikan.

Dia mengatakan, fasilitas, alat-alat pertanian, saprodi, bimbingan sudah diberi, maka salah apabila tidak meningkat produktivitasnya.

Turut hadir dalam kunjungan itu, antara lain Pangdam II/Sriwijaya Mayjen Irwan, anggota DPR RI Hj Percha Leanpuri dan Rizki Aprilia, anggota DPD RI Amalia, dan Bupati Banyuasin H Askolani Jasi.

Pewarta: Ujang Idrus
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Mentan lepas operasi pasar bawang putih dan cabai di Solo

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar