Kilas Balik 2019

Napak tilas juara 2019, dibuka dan ditutup Piala Super Italia

Oleh Gilang Galiartha

Para pemain Manchester City meluapkan kegembiaraan usai menjuarai Piala FA dengan mengalahkan Watford 6-0 dalam partai final di Stadion Wembley, London, Inggris, Sabtu (18/5/2019) setempat. (ANTARA/REUTERS/John Sibley)


Mei

Keberhasilan Juventus di Italia, Barcelona di Spanyol dan PSG di Prancis menyisakan hanya tiga liga top Eropa yang gelar juaranya ditentukan pada Mei.

Sebelum itu, Ajax lebih dulu mengangkat trofi Piala Belanda dengan melumat Willem II 4-0 dalam partai final di De Kuip, pada 5 Mei. Tiga hari sebelumnya, klub Meksiko Monterrey menjadi juara Liga Champions CONCACAF untuk memperoleh hak tampil di Piala Dunia Antarklub pada pengujung tahun.

Baca juga: Ajax pastikan gelar juara ke-34 Liga Belanda

Baca juga: Muenchen pastikan gelar juara Liga Jerman usai cukur Frankfurt 5-1

Manchester City meraih trofi keduanya di tahun 2019 dengan menjuarai Liga Inggris tepat di pekan pemungkas pada 12 Mei. Menang 4-1 di kandang Brighton & Hove Albion, Manchester City menutup musim dengan raihan 98 poin unggul satu poin dari Liverpool di posisi kedua.

Tiga hari berselang, Ajax menjuarai Liga Belanda seusai mengalahkan De Graafschap 4-1 di laga pekan pemungkas. Pada hari yang sama Lazio menjuarai Piala Italia dengan menundukkan Atalanta 2-0 di partai final.

Pada 18 Mei, Bayern Muenchen meraih trofi Bundesliga Jerman ketujuh beruntun mereka berbekal kemenangan telak 5-1 di laga pekan pemungkas.

Pada hari yang sama, di Wembley Manchester City melengkapi raihan trigelar domestik mereka selepas menjuarai Piala FA dengan menghancurkan Watford 6-0 di partai final.

Baca juga: Manchester City raih trigelar domestik, ikuti jejak PSG

Baca juga: Valencia jungkalkan Barcelona dan angkat trofi Piala Raja

Masih di hari yang sama, Olympique Lyon menjuarai Liga Champions Putri untuk empat musim beruntun dengan mengalahkan Barcelona 4-1 di partai final.

Sepekan berselang, Bayern mengawinkan gelar Bundesliga dengan trofi Piala Jerman seusai membungkam RB Leipzig 3-0 dalam partai final di Berlin.

Pada hari yang sama, trofi Piala Raja Spanyol berhasil diraih Valencia yang menaklukkan Barcelona 2-1 di partai final.

Pada 29 Mei, Chelsea menjuarai Liga Europa usai menundukkan sesama wakil Inggris Arsenal dengan skor 4-1 di Baku, Azerbaijan.

Baca juga: Sarri gembira, timnya yang kalah 0-6 dari City kini juarai Liga Europa

Baca juga: Diwarnai gaduh VAR, Esperance juara Liga Champions Afrika


Trofi terakhir yang diperebutkan pada bulan Mei 2019 adalah Liga Champions Afrika mempertemukan Wydad Casablanca (Maroko) dan Esperance de Tunis (Tunisia).

Laga pertama yang digelar di markas Wydad Casablanca berakhir dengan skor imbang 1-1. Sedangkan laga kedua tidak pernah selesai digelar dan hanya berlangsung sampai menit ke-60.

Esperance tengah unggul 1-0 dan Wydad mencetak gol balasan melalui Ismail El Haddad, tetapi gol itu dianulir wasit Bakary Gassama tanpa berkonsultasi dengan VAR.

Keputusan itu membuat para pemain Wydad melakukan aksi protes hingga penundaan pertandingan berlarut-larut melampaui satu jam 25 menit, hingga Gassama membunyikan peluit tanda laga berakhir tanpa pernah dilanjutkan.

Buntut kontroversi itu cukup panjang, Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) merencanakan laga ulangan, tetapi keputusan Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) menggugurkan rencana itu. Belakangan pada 7 Agustus Esperance dinobatkan sebagai juara untuk kedua kalinya oleh CAF.

Oleh Gilang Galiartha
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kilas Balik 2019 - Desember: Dari prestasi Indonesia di SEA Games 2019 hingga peresmian tol pertama Kalimantan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar