Kilas Balik 2019

Napak tilas juara 2019, dibuka dan ditutup Piala Super Italia

Oleh Gilang Galiartha

Napak tilas juara 2019, dibuka dan ditutup Piala Super Italia

Para pemain, pelatih dan staf Lazio merayakan keberhasilan menjuarai Piala Super Italia seusai mengalahkan Juventus 3-1 di Stadion Universitas Raja Saud, Riyadh, Arab Saudi, Minggu (22/12/2019). (ANTARA/REUTERS/Ahmed Yosri)

Jakarta (ANTARA) - Piala Super Italia mungkin bukan gelar kejuaraan sepak bola paling bergengsi di dunia, tetapi trofi tersebut menarik sebab diperebutkan untuk membuka dan menutup rangkaian kalender 2019.

Juventus selalu tampil di dua edisi tersebut, tetapi mereka hanya meraih trofi sekali sebab dalam penampilan kedua tahun 2019 mereka kalah dari Lazio.

Berikut adalah napak tilas juara ajang sepak bola bergengsi di dunia sepanjang 2019 yang dirangkum ANTARA:

Januari

Hanya ada satu trofi bergengsi yang diperebutkan pada bulan Januari yakni Piala Super Italia 2018. Juventus mengalahkan AC Milan dengan skor 1-0 berkat gol semata wayang Cristiano Ronaldo di Stadion King Abdullah Sports City, Jedah, Arab Saudi.

Baca juga: Sundulan Ronaldo bawa Juve menangi Piala Super Italia

Sementara pertandingannya sendiri hanya dikenang melalui sundulan Ronaldo yang menaklukkan kiper Milan Gianluigi Donnarumma, berbagai kontroversi mewarnai keputusan Lega Serie A, selaku penyelenggara pertandingan, memilih Arab Saudi sebagai lokasi penyelenggaraan.

Hal itu tidak lepas dari kasus pembunuhan jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi di Kedutaan Besar Arab Saudi di Turki pada Oktober 2018. Aktivis HAM Italia dan Amnesty International menilai penyelenggaraan Piala Super Italia di Arab Saudi menjadi sportwashing alias penyucian citra sebuah negara melalui ajang olahraga.


Februari

Bulan Februari dibuka dengan torehan bersejarah bagi Qatar yang untuk pertama kalinya menjuarai Piala Asia seusai menaklukkan Jepang 3-1 di Uni Emirat Arab.

Baca juga: Qatar juara Piala Asia 2019

Gelar itu diwarnai buruknya hubungan diplomatik antara Qatar dan UEA. Bahkan laporan Al Jazeera menyebut partai final hampir tak ditonton oleh suporter Qatar, lantaran larangan imigrasi yang diterapkan UEA mencegah warga negara Qatar memasuki negaranya.

Lantas pada 24 Februari di Stadion Wembley, London, Manchester City menjuarai Piala Liga Inggris usai mengalahkan Chelsea lewat drama adu penalti.

Trofi Piala Liga Inggris keenam Man City itu kemudian menjadi gelar pertama dalam torehan trigelar tim besutan Pep Guardiola sepanjang 2019.

Baca juga: Manchester City juara Piala Liga Inggris lewat drama adu penalti melawan Chelsea

Oleh Gilang Galiartha
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kilas Balik 2019 - Desember: Dari prestasi Indonesia di SEA Games 2019 hingga peresmian tol pertama Kalimantan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar