Kilas Balik 2019

Esport menanti kepastian menuju pengakuan

Oleh Shofi Ayudiana


Asa

Tahun 2019 menjadi ajang pembuktian bagi esport berprestasi di multi event SEA Games 2019 di Filipina untuk pertama kalinya sepanjang sejarah.

Ketika di Asian Games 2018 esport hanya dipertandingkan sebagai cabang eksibisi dan tidak masuk ke dalam perhitungan medali, tetapi pada SEA Games 2019, tim esport Indonesia akhirnya bisa menambah jumlah medali Merah Putih di papan klasemen.

Baca juga: Esport ditargetkan sumbang tiga emas dari SEA Games 2019

Baca juga: Indonesia hadapi tim kuat pada dua nomor esports SEA Games 2019


Pemerintah pun tak luput memberikan apresiasi kepada tim esport yakni memberikan bonus yang sama layaknya pemenang di cabang olahraga lainnya.

Fakta lain bahwa esports tidak kalah serius dari olahraga pada umunya, berbagai media besar nasional maupun internasional secara khusus menyediakan rubrik esports. Rubrik tersebut banyak membahas tim-tim esports profesional Indonesia maupun dunia yang menjadi juara pada turnamen internasional.

Gegap gempita esport juga semakin terasa pada beberapa gim mobile yang memiliki skena kompetitif populer seperti Mobile Legends dan PlayerUnkown's Battlegrounds (PUBG). Indonesia bahkan sudah memiliki tim profesional yang langganan mewakili Merah Putih di kompetisi internasional.
 
Tim esports Bigetron membawa bendera serta trofi juara PUBG Mobile Club Open (PMCO) Fall Split Global Finals 2019 di Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu (1/12/2019). (instagram.com/pubgmobile_id)

Baca juga: Indonesia juara dunia PUBG Mobile 2019

Agenda besar akan segera dihadapi tim esports Indonesia. Mereka tentu saja harus mampu membuktikan bisa berprestasi jauh lebih baik pada SEA Games 2021 dan Asian Games 2022, di mana cabang olahraga esports dipastikan akan dipertandingkan kembali dalam multi event internasional.

Meskipun masih terlalu sulit bagi esport untuk diakui sebagai olahraga pada umumnya, beberapa hasil kerja keras setidaknya telah cukup membuktikan dan menunjukkan hasil yang memuaskan.

Seberapa jauh pun langkah itu harus ditapaki, harapan itu harus tetap ada, terpelihara.

Baca juga: Kemenpora akan gelar simposium bahas masa depan eSport di Indonesia

Oleh Shofi Ayudiana
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

PB Esports resmi dibentuk

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar